SLIDER

Sunday, June 2, 2013

Pesona Waduk di kota solo Tujuan bersepeda di hari libur




Banyak komunitas Sepeda dan keluarga yang meluangkan waktu untuk kumpul dan gowes di hari minggu. begitu juga di kota solo, jika di tanya kemanakah tujuan gowes, selain CFD tentu saja akan banyak yang menjawab "waduk Cengklik" yup waduk cengklik adalah waduk yang terdekat dan mudah di capai dari kota solo. merupakan  destinasi para goweser di hari minggu. kota solo memang banyak di kelilingi oleh waduk. oleh karena itu tidak heran jika beberapa waduk yang terdapat dikota solo menjadi destinasi gowes. so inilah beberapa pesona waduk yang ada di sekitar solo yang bisa menjadi alternatif tujuan gowes.





1. Waduk Cengklik / Cengklik reservoir.





inilah destinasi gowes nomore satu para komunitas bersepeda yang ada di solo, waduk yang terletak di 15km dari kota solo. mudah dicapai dengan trek yang tidak begitu sulit. kita bisa menyusuri jalan Mt. haryono menuju colomadu. rute ini paling disarankan karena jalan yang luas terdiri dari 4 lajur, dan di pagi hari masih tidak terlalu ramai kendaraan. lebih nyaman dibandingkan jika harus mengambil rute menyusuri slamet riyadi yang nota bene terlalu banyak trafic light. menyusuri colo madu masih banyak arela persawahan dan pepohonan yang membuat kita lebih menikmati pagi hari. setelah menyusuri colomadu kita akan tiba di perempatan colo madu, atau pasar colomadu. maka kita ambil arah ke kiri menuju bandara. kita akan melewati kompleks TNI AU, sehingga akan menemui banyak marka kejut, dan juga ada turunan. setelah melewati turunan kita akan melewati jembatan. dari jembatan sudah ada papan petunjuk jalan menuju waduk cengklik. maka kita ambil arah kekiri dan menyusuri jalan yang ada. kita cukup menyusuri jalan yang ada untuk sampai di waduk cengklik. meski jalan cukup sempit tapi tidak terlalu ramai, namun banyak lubang yang patut diwaspdai. menuju waduk cengklik rute berupa jalan datar, hanya di beberapa kilometer ada satu dua jalan naik turun. pemandangan menuju waduk cengklik masih asri dengan areal persawahan di kanan dan kiri nya. juga beberapa pepohonan yang membuat suasana lebih sejuk. tiba di pintu masuk waduk cengklik disarankan untuk lanjut lagi. meski kita bisa masuk lewat area masuk. tapi kita tidakakan menemukan apa apa selain waduk dan menyusuri tanggul di sekitar waduk. jika kita lanjut gowes kita akan menemukan tempat dimana terdapat banyak kios dan rombongan pesepeda yang sedang berkumpul. di sini kita juga dapat menikmati pemandangan waduk cengklik. dengan membayarsejumlah retribusi. jajanan khas disini adalah pecel gendar dan tentu gorengan khas pagi hari, ada mendoan, tahu isi, gedang goreng dan tentu teh panas. menambah sedap nya kuliner pagi.






waduk cengklik sangat ramai di pagi hari dan sore hari, banyak pegowes yang sengaja gowes pagi hari untuk menikmati sunrise. ataupun di sore hari untuk menikmati sunset. pemandangan yang disuguhkan memang sangat indah. apalagi jika di lihat dari atas tanggul.

untuk perjalanan kembali kek solo ada beberapa rute, melewati colomadu sama dengan jalan pulang tadi, melewati slamet riyadi jalan protokol tapi ramai dengan kendaraan bermotor. atau dari jalan adi sumarmo kita lurus terus, menyeberang slamet riyadi. dan menuju jalan slamet riyadi kartosuro yang akan membawa kita menuju jalan radjiman di solo. di jalan slamet riyadi kartosuro adalah situasi pinggiran jadi tidak terlalu padat di banding slamet riyadi.

2. waduk lalung







waduk yang terletak di daerah sukoharjo/karanganyar ini , kita bisa mengambil rute karanganyar bekonang, atau sukoharjo. dari solo lebih mudah lewat gading, baturetno dan menyusuri jalan mojolaban,bekonang karena kita tinggal menyusuri jalan yang ada menuju waduk lalung. trek jalan mojolaban jalan 2jalur yang sempit. dan juga banyak lobang. setelah melewati rel kereta. jalanan menanjak halus tapi tidak masalah. kita disuguhi pemandangan sawah di kiri dan kanan.

3. waduk mulur




waduk yang terletak di kec bendosari kabupaten sukoharjo ini juga merupakan salah satu waduk tujuan gowes baik dari sukoharjo maupun dari solo. untuk sampai di wauduk ini ada beberapa rute. kita bisa lewat sukoharjo kota di pasar sukoharo lurus dikit ( tetep di jln raya solo-wonogiri ) ketemu lampu merah belok ke kiri nah ikutin jln itu lurus terus nanti ketemu waduk mulur.

atau lewat bekonang di pasar bekonang

atau menempu rute yang lebih menantang dengan beberapa tanjakan, jika kita menempuh rute dari waduk lalung, kemudian di perempatan kita ambil arah sukoharjo. untuk tiba di waduk mulur.

sama seperti waduk cengklik, waduk mulur juga salah satu tujuan rekreasi keluarga ataupun sekedar berkumpul. di waduk mulur terdapat banyak keramba ikan, para pengunjung bisa langsung membeli ikan dari petani. maupun mencoba peruntungan dengan memancing ikan di waduk mulur. di waduk mulur juga terdapat warung warung penjual makanan. dan juga warung lesehan yang bisa digunakan sebagai tempat berkumpul. di sekitar waduk mulur terdapat area latihan panahan, tenis dan juga outbond.

datang di waduk mulur sangat cocok di pagi atau sore hari, untuk menikmati surise ataupun sunset.

4. optional waduk gajah mungkur



 untuk waduk gajah mungkur bisa juga dijadikan optional untuk gowes di hari minggu namun karena letaknya di kota wonogiri tentu jarak yang ditempuh juga semakin jauh sekitar kurang lebih 40kilometer. Selain terdapat beberapa taman bermain, juga terdapat tempat peluncuran paralayang, namun untuk mencapainya kita harus naik bukit

5 comments:

  1. lhooo ... kamu sudah pernah gowes ke Mulur yaaa?
    kamu belum pernah mengajakku kesana ... :(

    ReplyDelete
  2. itu waduk lalung, kamu belum pernah ke mulur ..

    ReplyDelete
  3. waduk bade mbak, 28 kilo dr cengklik, mohon liputannya. Hehe

    ReplyDelete
  4. iya waduk bade om, dulu rumah nenek saya dekat situ, tapi sekarang malah belum empat gowes kesana .. mungkin nanti ada kesempatan gowes kesana

    ReplyDelete
  5. kok solo sih? Waduk cengklik itu boyolali kali :|

    ReplyDelete