SLIDER

Sunday, August 29, 2010

NR Kudus Terjebak XC

NR kudus Pockie Terjebak dalam XC malam
facebook ternyata dapat membuat kita berkenalan dengan banyak orang juga ya? karena facebook jugalah secara tidak langsung aku dapat bertemu dengan teman teman ku yang sekarang ini. secara iseng aku melakukan search "kudus" (karena memang aku ingin ke kota itu). yang kemudian memunculkan beberapa halaman, dimana salah satu halaman itu adalah event NR yang dibuat komselis (komunitas sepeda lipat semarang), begitu aku klik ternyata tanggal pada event itu telah terlewat. setelah aku baca baca lagi event itu ternyata di undur, maka aku pun langsung komen, apakah aku bisa ikut meski dari solo. om jo purnomo (aku pernah bertemu pada saat launching aseli solo) pun merespon agar aku menghubungi mas tunggal yang merupakan ketua komselis, so langsung aja aku inbox mas tunggal mengatakan minat ku untuk bergabung dengan acara yang akan diadakan tersebut. ya tidak lama kemudian event itu pun di reschedule hari sabtu tanggal 21/08/2010 yang bertepatan dengan puasa. ya memang NR tersebut diadakan untuk bersepeda malam di bulan puasa. selain dengan mas tunggal di facebook aku sempat berkenalan dengan CIpluk yang merupakan anggota komselis yang berasal dari kudus. ternyata di facebook kita ngobrol banyak dan mengutarakan niatku jika aku ingin gowes di kudus.
Hari H pun tiba, sabtu tanggal 21/08/2010 aku naik joglosemar dari solo jam 12 siang menuju semarang, tiba di semarang jam 3 sore, lebih awal dari jam kumpul untuk loading yaitu jam 7. maka aku pun memutuskan untuk berputar putar sekitar semarang mengunjungi tempat - tempat yang kukenal dulu waktu kuliah.kemudian jam 4 aku pun memberitahu mas tunggal bahwa aku sudah di semarang. karena mengkhawatirkan aku, mas tunggal pun menghubungi om jo purnomo dan om tayux suhardi untuk menemaniku. di depan gerbang undip pahlawan, aku pun bertemu dengan om tayux suhardi, kemudian menyusul anjar, dan om jo. kita nongkrong dan ngobrol di depan gerbang undip yang merupakan mabes komselis.
setelah berbuka puasa, beberapa rombongan pun akhirnya datang. untuk loading sepeda, disini aku berkenalan dengan om duck, pak eko, dewi, chaliq, asrul, riu (yang ternyata kita pernah berpapasan di solo), wildan. mas tunggal ternyata tinggal di demak maka dia pun menunggu di demak. setelah membagi bagi rombongan dan sepeda,juga berdoa untuk perjalanan.
kita pun segera berangkat menuju demak, untuk bertemu mas tunggal. setelah berkumpul dengan mas tunggal maka kita pun segera menuju kudus. tiba di kudus kita bertemu di titik kumpul untuk unloading sepeda, disini aku bertemu dengan cipluk (yang sudah kukenal lewat FB) dan juga pak faris (yang telah kukenal sebelumnya ketika aku main di kudus dan bertepatan dengan CFD kudus).dari titik kumpul kita menuju alun - alun simpang tujuh kudus untuk bertemu dengan rekan - rekan peseda kudus lainya yang akan menjadi pemandu kita nantinya untuk NR di kudus nanti.
karena sudah mengenal kudus dan sering berkeliling kudus juga, maka aku tidak begitu khawatir akan NR malam ini, lagipula NR malam ini adalah bersama KOMSELIS (komunitas Sepeda Lipat Semarang) kudus yang bukanlah kota besar pasti tidak akan makan waktu lama untuk bersepeda mengelilingi kota nya. tapi begitu bertemu dengan rekan - rekan lain di simpang tujuh, timbulah pemikiran aneh, mereka semua memakai Fulsus dan Headlamp. waduuuh memang kita mau NR kemana, tapi pemikiran tersebut kuhapus, mungkin ini kebiasaaan teman teman kudus untuk NR memang harus safety dan memang kebanyakan penyepeda di kudus adalah DOwnhiller secara di kudus adalah markas MOR29 Djarum.
Setelah beramah tamah, dimulailah NR malam itu, dari alun alun kita mengambili jalan arah jepara, menyusuri jalan hingga ke pinggiran kota yang merupakan perkampungan. kemudian berbelok ke jalan perkampungan, dan tembus ke jalan yang lebih sepi lagi, tapi malam itu terasa ramai karena peserta NR malam itu cukup banyak, aku berusaha tidak memisah kan diri dari rombongan seli. dari jalur yang di tempuh aku mengenalinya karena dulu aku pernah melewatinya, ini adalah jalur menuju pabrik djarum. ya memang jalan nya bukan jalan protokol, tapi jalan di pinggiran sawah. sesekali kita memasuki perkampungan penduduk, dan sering disambut dengan gembira dan keheranan warga warga sekitar. setelah beberapa lama dan beberapa kali memasuki perkampungan penduduk rombongan berbelok ke pematang sawah, semula aku tidak khawatir karena pematang tersebut berupa paving blok. tapi paving tersebut berhenti setelah beberapa ratus meter dan jalan pun berupa tanah.
okaaaay..rute yang cukup menantang kukira kita akan berbelok ke perkampungan dan kembali ke kota, sudah hampir sejam lebih kita masih saja menyusuri pematang, rombongan seli terpisah pisah karena beberapa peserta kudus saling mendahului kita. hingga jauh berlalu trek pun semakin berkurang, kita seperti berjalan di pematang yang tinggi dimana dibawah adalah semak2. jalan yang kita lalui hanya selebar 30cm untuk roda dan dikelilingi oleh rerumputan. hal ini di perparah tidak ada nya penerangan karena kita benar benar di hutan, penerangan kita peroleh dari lampu sepeda masing masing.
setelah beberapa jauh kita melewati jembatan tapi rombongan tetap terus sampai ujung pematang, disini rombongan menyalakan kembang api. ketika rombongan memutuskan terus (jalan pematang sudah habis). menuruni pematang yang licin. aku sudah terpisah dari rombongan komselis, yang kulihat hanya lampu om jo maka aku pun mengkuti om jo menuruni pematang. dari sinilah trek semakin parah, jalan berlumpur dan sempit, dan sungguh gelap gulita aku hanya mampu melihat kelap kelip lampu di depan karena itu lah aku tidak boleh ketinggalan, karena jalan tidak akan terlihat, beberapa kali ban ku harus selip dan terperosok dilumpur karena kurasa ini adalah trek untuk XC MTB, beberapa jam berlalu aku hanya bisa pasrah mengikuti rombongan di depan ku yang sangat senang dengan trek XC malam ini (yaa iyaalaha mereka fulsuss) hingga akhirnya kita berjumpa kembali dengan jalan raya. maka aku, om jo,, khaliq berkumpul sepertinya kita terpisah dengan rombongan yang lain, dimana ketika kita menuruni pematang mereka balik kanan untuk menyeberangi jembatan. dan sekarang mereka menunggu kita di pasar (aku lupa). maka bergegas aku, om jo dan khaliq segera mengebut meninggalkan rombongan kudus yang rencana nya mereka akan terus gowes ke jepara, kita segera gowes untuk menyusul rombongan komselis yang menunggu kita. dalam perjalanan tanpa tahu kita ada dimana, sekilas kita melihat papan di toko2 bahwa kita berada di Mayong Jepara!!! wadeeew kita benar benar tersesat jauh.
setelah hampir 30 menit gowes dengan kecepatan penuh kita pun berhasil berkumpul dengan rombongan komselis, yang menuggu di pasar mayong. setelah istirahat sejenak kita kembali gowes dengan kecepatan penuh untuk kembali ke kudus karena sudah hampir tengah malam. untunglah kita masih di kawal beberapa om om dari kudus, dalam perjalanan yang ngebut kita benar benar sudah kecapekan menemukan suatu oase yaitu minimarket


maka segeralah kita berhenti dan istirahat minum. aku pun bercerita bahwa kita terbawa rombongan kudus ber XC ria ketika terpisah tadi.
setelah berisitirahat kita segera melanjutkan perjalanan karena kita telah ditunggu rombongan di depan kita, maka kita pun segera melanjutakan perjalanan ke menara kudus. setelah berphoto photo. kita lanjut lagi ke angkringan untuk makan malam mengisi perut yang sudah habis terkuras saat gowes tadi. perjalanan pun berlanjut kembali ke titik kumpul, untuku kembali me loading sepeda dan kembali ke semarang.

berpisah dengan pak faris dan cipluk aku ikut rombongan komseli ke semarang, di demak kita mampir di alun - alun untuk sahur yang lebih dini karena masih jam 2 pagi. setelah itu berpisah dengan mas tunggal. dan kita pun lanjut ke semarang, tiba di semarang pukul 3.30 pagi, maka aku pun memutuskan untuk langsung gowes ke dokter cipto naik bus ke solo. untunglah asrul menyediakan diri untuk menemaniku gowes dan menunggui sampai dapat bus, sekitar pukul 4 lebih aku pun mendapat bus jurusan solo, tiba di solo jam 6 lebih aku langsung mandi dan kembali bekerja...weeew....
itu adalah NR pertamaku dengan Komseli dan juga pertemuan ku dengan komselis yang membawaku berkenalan dengan teman teman.

Trek NR kudus -mayong kita menempuh sejauh 35km