SLIDER

Monday, August 19, 2013

Eksotika Gowes Pacitan berburu pantai klayar

  


Pantai - pantai di daerah selatan pulau jawa memang terkenal dengan keunikan dan ke eksotisanya, berawal dari kenangan akan gowes ketersesatan ke pantai nampu yang kita lakukan dua tahun lalu (bikepacking nampu) , kita pun mulai berburu pantai - pantai eksotis lainya. Dan perburuan itu membuaahkan hasil yaitu pantai "Klayar". Pantai yang terletak di desa kalak kecamatan donorejo wonogiri atau punung (pacitan). Setelah harsil browsing menunjukan keindahan dan keunikan pada pantai klayar kita pun memutuskan untuk gowes ke pacitan pada libur lebaran tahun ini.

berburu peta mudik

Tidak mau salah informasi mengenai jalur dan trek yang akan kita lewati, maka browsing, dan pencarian informasi mengenai pantai klayar pun dilakukan dengan lebih teliti dari menghitung jarak dan juga rute yang akan dilewati. Meski sebetulnya saya sudah sedikit banyak tahu mengenai sebagian rute yang akan dilewati karena pernah melihat tanda pantai klayar ketika mengunjungi goa gong dipacita beberapa bulan lalu. Dari hasil pencarian, ada beberapa rute yang bisa kita lewati.
1. a. Rute pertama yaitu wonogiri - wuryantoro - pracimantoro- giribelah - kalak
    b. pracimantoro - giribelah - paranggupito - kalak via jalur pantai nampu
2. a. Rute kedua yaitu wonogiri - ngadirejo - nguntornadi - baturetno - donorejo - kalak
     b. atau donorejo - punung - kalak via goa gong

Pada dua tahun lalu kita pernah menempuh jalur yang pertama 1.b, maka untuk tahun ini kita mencoba jalur yang kedua via baturetno. Sebetulnya saya sudah merasa tidak enak badan karena adanya pembengkakan pada kelenjar di tenggorokan saya, namun perasaan tidak enak itu tidak begitu terasa karena kesibukan silaturahmi bersama tetangga maupun keluarga selama dua hari kemarin. Namun ternyata pada hari sabtu 10 agustus saya terbangun dengan sedikit demam dan badan yang menggigil, pertanda kalau tubuh sedang sakit :( setelah menjemput bikepacking mate saya yaitu nana podungge di kerten dan dilanjut sarapan, maka kit apun memutuskan untuk istirahat saja hari itu.



Day #1. Minggu 11 Agustus Solo - Baturetno
Hari sabtu kita telah packing siang harinya agar malam bisa lebih cepat untuk istirahat, karena kita berencana berangkat lebih pagi dari hari biasanya. Target hari pertama sebetulnya adalah punung yang berjarak sekitar 105km, untuk kemudian kita akan menginap semalam dipunung atau lanjut ke klayar. Namun ternyata bangun lebih pagi tidak membuat tubuh ku makin bugar, namun makin lemas dikarenakan demam semalam. Sempat agak bingung apakah akan lanjut atau tidak, akhirnya ktia pun memutuskan lanjut dengan harapan ini hanyalah morning sickness.


gunung pegat untuk melihat waduk gajahmungkur

Maka setelah menata pannier dan juga tenda yang akan kita pakai untuk kemping dipantai kita pun Berangkat pukul 6.30 terlambat satu jam dari rencana yang seharusnya, kita mulai menyusuri jalan raya solo baru menuju sukoharjo dengan kecepatan biasa, namun memasuki kota sukoharjo, tenggorokan ku yang mulai kering karena belum terbasahi dengan air maka aku mengatakan pada ms. Nana untuk berhenti dan mencari tempat istirahat, karena dia tidak juga berhenti, aku pun berhenti secara sepihak untuk membuka botol minum dan menenggak air sekedar untuk  membasahi tenggorokan. Pada titik ini saya sebetulnya kembali merasakan bahwa tubuh sedang tidak sehat, maka kita pun berjalan pelan untuk mencari sarapan terlebih dahulu, kitapun berhenti dipasar sebelum kota sukoharjo. Sarapan dengan lauk sederhana untuk mengganjal perut. Dan perjalanan pun berlanjut dengan lancar menuju nguter hingga kota wonogiri, kita mengambil arah masuk kota, dari kota di pertigaan baturetno/pracimantoro kita berbelok kekiri menuju arah baturetno. Trek rolling seperti sebelumnya masih menghiasi rute kali ini, dengan kemiringan dan ketinggian yang tidak seberapa sebetulnya, hanya karena badan ku yang tidak sehat yang membuatku harus menata tenaga dengan lebih ekstra.


pom bensin nguntornadi



Perjalanan masih lancar, ketika melewatipertigaan ponorogo - ngadirejo(pacitan), kita mengambil rute  ngadirejo yang terkenal dengan kripik tempe nya. Karena kondisikuk yang semakin memburuk kita sempat beristirahat dan sedikit narsis di warung jalan gunung pegat untuk memulihkan stamina, yang ternyata kita harus antri untuk merebahkan diri dengan pemudik lainya :D. Setelah sedikit istirahat kita kembali lanjut hingga sampai di pom bensin nguntornadi sekitar pukul setengah dua, kita pun istirahat toilet dan sholat. Sambil bertanya mengenai arah ke baturetno. Menurut si bapak penjaga toilet baturetno hanya berjarak 30 menit lagi dengan sepeda, ternyata lebih (mungkin maksudnya sepeda motor kali ya :p). Setelah belok kekanan ke arah baturetno di pertigaan baturetno - tirtomo, kita sempat bertemu dengan om taufik hidayat alias Kyai oke, mantan atlet sepeda yang  selalu menemani para srikandi indonesia berlatih, kita pertama kali bertemu pada event srikandi jilid 2, tahun 2012. setelah ngobrol sebentar dan menceritakan kondisi ku om taufik kembali melanjutkan perjalanan yang juga menuju pantai klayar dengan keluarganya.



ketemu kyai oke di jalan baturetno



Akhirnya setelah sedikit terlunta - lunta karena kondisi kesehatanku yang semakin parah demam semakin tinggi kita pun tiba sekitar  pukul 3 lebih di kecamatan baturetno, dan segera memutuskan untuk mencari tempat makan karena perut sudah kelaparan. Berniat mencari tumpangan atau carteran untuk lanjut ke klayar, ternyata cukup sulit, dan bus yang menuju pacitan pun selalu penuh. Akhirnya kita memutuskan mengakhiri perjalanan dan malam itu menginap di baturetno. Sore hari ketika sedang istirahat saya dikejutkan dengan telepon dari kak tense manalu yang mendapat mandat dari kyai oke, untuk mengecek kondisiku dan menginstruksikan agar aku berhenti dan istirahat di baturetno :D karena khawatir dengan kondisiku dan jalan menuju ke klayar yang terlalu berbahaya jika ditempuh malam hari karena terlalu curam dan banyak jurang. Whaah senangnya ada yang begitu peduli :D.

Day #2 Senin 12 Agustus Baturetno - Klayar
Hari senin 12 agustus 2013, pagi itu kita bangun sedikit bermalas - malasan, setelah sedikit sarapan, kita pun kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 8 pagi. Jarak yang kita tempuh hari ini sekitar 50km, 30km ke punung dan 20 km menuju klayar.  



jalanan yang wew



Meninggalkan baturetno rute masih berupa rolling ringan hingga kita menuju donorojo, trek pun mulai mendaki jalur lingkar selatan trek berupa tanjakan sepanjang 20km dengan tipe berkelok kelok. Kita sedikit menikmati teh dan camilan pagi di warung puncak pass. Setelah sampai di donorejo rute kembali sedikit rolling, memasuki wilayah pacitan ternyata jalan sudah diperlebar  dan  sangat halus hingga tibalah kita di punung, horeeee :D dari punung kita pun istirahat sebentar dan berbelanja untuk bekal kita selanjutnya di minimarket terdekat. Karena saya tahu trek selanjutnya menuju pantai klayar tidak akan ada minimarket, kita pun mengambil rute jalan goa gong.


jalan pacitan sekarang lebar dan mulus




Dari jalan goa gong hingga perempatan goa gong-klayar. Jalan sedikit ramai. Dan masih bersahabat setelah beberapa kilo, jalan pun mulai menyempit dengan tanjakan dan turunan tajam serta kelok - kelok tajam. Jalan yang sempit hanya mampu dilalui oleh satu mobil, jika ada mobili papasan maka salah satu harus sangat menepi agar mobil satu nya bisa lewat. Untunglah dibeberapa titik ada beberapa penduduk sekitar yang mengatur lalu lintas jika jalan ramai. Jalan satu jalur tersebut membawa kita karah desa kalak. Dari kalak ada beberapa percabangan menuju beberapa pantai, tidak lain srau, watu karung, klayar, kita mengambil arah klayar. Mendekati pantai jalanan kembali menyempit. Hingga tibalah kita tiba di atas bukit menuju pantai :D horeee, ada beberapa penjaga yang mengarahkan lalu lintas antara mobil dan motor. Dari mereka kita mendapat informasi akan adanya penginapan di pantai klayar.



jalanan menuju pantai klayar diperlebar

tanjakan dan turunan curam


Mengingat kondisiku yang masih demam, kita pun berniat untuk melihat penginapan tersebut jika harga cocok dan penginapanya bersih juga nyaman kita akan menginap. Ternyata pondokan nya sangat nyaman maka kita membatalkan mendirikan tenda dan menginap di pondokan. Setelah menaruh barang kita pun turun ke pantai dan menikmati pantai klayar yang sangat ramai dengan pengunjung sore itu, untunglah kita dapat menghabiskan waktu lebih lama hingga pengunjung berkurang karena kita menginap malam itu. 

#Pantai Klayar keindahan Pantai Selatan di Timur pulau Jawa

pantai klayar dari atas bukit









tebing berbentuk layar ciri khas pantai klayar






 Pantai klayar mempunyai beberapa keunikan tersendiri, yaitu adanya karang yang berbentuk seperti layar perahu, dan juga adanya seruling samudra, dimana ada spot di atas karang (hanya boleh dimasuki dengan pemandu karena merupakan area berbahaya dengan ombak yang besar) karena celah di karang yang terkena hempasan ombak menimbulkan suara seperti siulan dan memancarkan air keatas. Area pantai klayar juga cukup luas sekitar 300meter dengan hamparan pasir yang cukup luas, dibelakang pantai juga terdapat sungai sayang sungai tersebut sudah cukup kotor oleh sampah yang ditinggalkan pengunjung :(.  
karang dengan semburan air wilayah berbahaya

semburan air dicelah karang karena ombak mampu menimbulkan suara siulan

sungai di pantai klayar plus jembatan kayunya

Kita juga bisa menikmati pemandangan pantai dari atas bukit dari gardu pandang. Namun sekali lagi kita harus berhati hati akan ombak besar yang merupakan ciri khas dari pantai selatan pulau jawa.  Malam harinya kita dapat menikmati suasana pantai dan pegunungan juga bintang - bintang yang terbentang tanpa tertutup mendung dan polusi perkotaan.








bintang - bintang di malam hari 




Day #3 Selasa 13 Agustus  Pantai Klayar - Goa Gong
Pagi harinya kita bangun cukup pagi untuk berjalan - jalan menikmati suasana pantai yang sepi di pagi hari. Mobil - mobil yang sudah jauh berkurang hanya tertinggal beberapa tempat para pengunjung juga menginap. Juga beberapa tenda menghiasi bibir pantai, kita pun memuaskan diri menikmati suasana pantai pagi itu. Setelah cukup puas kita pun kembali menuju pondok untuk sarapan. Dan lanjut packing melanjutkan perjalanan tujuan kali ini menuju Goa Gong. Pacitan adalah kota dengan slogan seribu satu goa karena banyaknya goa didaerah pacitan, bahkan saat menuju klayar kita menemui goa alami yaitu goa kalak yang sepertinya tidak terlalu diurusi.

Dan salah satu goa yang cukup tekenal adalah goa gong. Karena masih di satu arah kita pun mengunjungi goa gong. Karena masih disuasana liburan, goa gong sangat ramai pengunjung pagi itu. Tanpa berlama - lama kita pun menyusuri goa gong, dan memukul stalagmit yang dapat berbunyi seperti gong bila dipukul :D.  Setelah puas di goa gong, kita kembali melanjutkan perjalanan menuju baturetno yang tentu saja didominasi oleh turunan setelah donorojo. Dari batureetno kita pun naik bus Anek* J*Y* menuju solo.






stalagtit di goa gong yang bisa berbunyi

Kitapun tiba di solo sore harinya, kita turun di solo baru dan gowes kerumah sambil mencari makan siang. Begitulah petualangan liburan lebaran kali ini meski dengan tubuh tidak sehat akhirnya kita mampu tiba di pantai klayar, namun sangat tidak direkomendasikan jika kita sedang sakit dan memaksa diri untuk gowes jauh. 

Thursday, July 25, 2013

Batik Sepeda

 

Sebagai anak yang dibesarkan dikawasan yang memproduksi batik di kota solo, dan juga dari ayah yang bekerja di pabrik batik. saya sudah sangat mencintai warisan budaya dunia ini sejak kecil, oleh karena itu ketika batik mengalami mati suri saya sempat merasa sedih. namun setelah kini bangkit kembali impian untuk membuat desain batik sendiri terwujud big grin batik tulis buatan sendiri
big grin
pola batik digambar di bahan kain

gambar pola ditutup dengan malam

dilakukan proses pencelupan pewarnaan

kain dijahit sesuai pola keinginan

Wednesday, July 10, 2013

Gowes Penasaran menuju Mayangsari






Karena penasaran akan suatu trek sepeda dari pertigaan pajangan, dimana jika kekanan kita akan menuju pajngan dan menanjak hingga kalipancur. Namun saat itu kita melihat ada seorang cyclist yang mengambil rute lurus, sehingga kita pun penasaran jl lurus itu akan menuju kemana. Hari sabtu tanggal 6 Juni kemarin kita pun sengaja untuk mengeksplorasi jalur tersebut. 


Namanya juga gowes santai kita pun berangkat dengan santai dari kost, melewati bajir kanal menuju simongan melewati sam poo kong, hingga phapros. Lurus mengikuti jl phapros, akan membawa kita sampai pertigaan dimana jika kekananan kita akan menuju pajangan. Kali ini demi memuaskan rasa penasaran kita memilih lurus. Dengan memilih jalan lurus ternyata kita menyusuri sungai dari banjir kanal tadi, dan ternyata kita tiba didaerah kalipancur karena banyak kelurahan dengan nama candi candi yang merupakan wilayah kalipancur. Dihilir kita jugamenemui penambang pasir sungai banjir kanal.





Mungkin jika kita memasuki area perumahan disebelah kanan akan membawa kita ke kalipancur yang tentu saja trek nya adalah tanjakan sadis :D. Namun perjalanan kita terhenti ketika tiba dimayangsari, kita salah jalan hingga membawa kita di kawasan perumahan pinggir sungai. Merasa sudah cukup meski dengan masih rasa penasaran kita kembali untuk sarapan bubur ketan hitam didaerah puspowarno.






AnandaRanz 07.2013


Dagadu Raceplorer#2 keinginan yang tertunda Gowes liburan






"kita niak prameks saja yuk", ungkap ku pagi itu, yang merasa masih capek dan ngantuk karena kurang tidur akibat perjalanan 2 hari kemarin. Dan dijawab oleh ms. Nana "jam berapa" sambil mengerutkan dahi, entah berpikir atau merasa tidak jantang, atau ego bersepeda ku yang terlalu besar, bukanya menjawab pertanyaan tersebut aku pun berujar "sudahlah kita gowes saja" sambil bangun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi untuk membangunkan tubuh ini. Akhirnya pagi itu kita pun gowes menuju jogja, berangkat sekitaar pukul 6.30, seperti biasa kita pun memulai gowes menuju jogja melewati jalan yang biasanya kita lewati, yaitu dari baki menuju pakis. Sempat berhenti sebentar di awal gowes untuk membeli bekal dan juga capcay di tenongan sayangnya capcay sedang kosong :(.




Kita pun  gowes dengan kecepatan sedang, tanpa banyak berhenti untuk photo - phiti, ataupun ngemil, kita tiba lebih cepat di daerah klaten sekitar  pukul 08.00, berphoto sebentar di gerbang kota klaten, sebetulnya perutku sudah mulai menuntut untuk diisi, dengan sedikit clingukan mencari warung makan kita menyusuri kota klaten, namun sayang entah karena kita terlalu pagi sehingga banyak warung yang tutup ataukah banyak warung yang terlewat, kita pun tidak menemukan warung untuk bisa kita makan. Biasannya saya akan mengayuh sepeda lebih cepat untuk mencari warung makan, namun kali ini saya bersabar saja, hingga tiba didaerah prambanan :D. Kita pun seperti biasa berhenti di rumah makan Djatayu yang terletak di jalan prambanan :D. Setelah selesai makan kita pun segera melanjutkan perjalanan dan tibalah kita di jogja sekitar pukul 11.00 siang. Kita lanjutkan menuju malioboro, karena memang sudah kita rencanakan untuk menginap di daerah malioboro, agar terasa seperti orang liburan. Agak kesulitan ketika pertama kali kita mencari penginapan, karena di musim liburan ternyata penginapan di daerah malioboro sudah penuh semua. Untunglah kita masih mendapatkan satu kamar kosong di sebuah losmen di daerah dagen.




Setelah menaruh barang, kita pun segera lanjut untuk "sedikit" berwisata di daerah jogja yaitu menyambangi taman sari. Dimusim liburan ternyata taman sari banyak dikunjungi oleh wisatawan, sehingga cukup ramai siang itu, dengan membayar tiker 4 ribu rupiah kita pun bisa masuk ke taman sari. Namun kata ms. Nana dulu dia tidak masuk dari gerbang utama, namun karena aku juga tidak tahu kita memutuskan lewat gerbang depan. Taman sari adalah sebuah taman tempat tinggal selir pada jaman raja jogja terdahulu. Konon air taman sari tidak sebening sekarang namun karena banyak masyarakat yang tinggal di sekitar taman sari, maka kini air kolam di taman sari telah diganti dengan pam sehingga sudah jernih. Setelah puas mengunjungi tamansari, kita berlanjut menuju showroom dagadu di gedongkuning untuk mengambil marchindise untuk acara Raceplorer 2 esok hari. Selanjutnya kita kembali ke hotel untuk istirahat malamnya kita sengaja menikmati keramaian malioboro dan bertemu dengan mas totok JFB.
Minggu 23 Juni 2013



Sempat bermalasan sebentar di losmen kita pun menuju Sunmor UGM untuk mencari sarapan, menuju warungmakan langganan ms. Nana ketika kuliah dulu, namun ternyata warung tersebut telah tutup sehingga kita sarapan di sunmor saja. Setelah selesai kitapun segera packing untuk menuju gedong kuning mengikuti acara raceplorer 2 yang diadakan oleh dagadu jogja. Raceplorer pertama terselenggara 2 tahun yang lalu saat itu aku tidak bisa ikut dikarenakan menemani teman - teman gowes solo - jogja. Kukira acara tidak akan berlanjut setelah tahu ada yang kedua tidak mau melewatkan kesempatan aku pun langsung mendaftar.







Raceplorer 2 adalah suatu acara fun rally yang diikuti per tim dimana setiap tim terdiri dari 3 orang, mencari jejak tempat - tempat yang telah ditunjuk dengan bermodalkan petunjuk dari panitia,disetiap checkpoint kita akan memainkan minigame untuk mendapatkan skor tambahan  total ada 5 tempat namun berhubung aku dan miss nana adalah dari luar kota semua kita hampir tidak bisa menemukan semua, dan karena terbatasnya waktu kita pun tidak bisa mengikuti game dengan sempurna. Sayang semoga tahun depan bisa ikut lagi dengan lebih baik. Rencana semula yang akan pulang dengan kereta pun terpaksa batal karena ternyata antrian di stasiun yang membludak :(. melintasi jalan jogja solo yang penuh dengan para pelancong yang sedang liburan jalanan malam itu tidak begitu sunyi dan gelap apalagi ditemani dengan supermoon.