SLIDER

Sunday, November 18, 2012

Ride to Jamselinas - Menyusuri Kebesaran Majapahit di Trowulan





Pada bulan november ini sebenarnya aku dan miss nana sudah berencana untuk gowes ke Trowulan, sebuah situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang teletak di antar jombang dan Mojokerto. Namun ketika di posting bahwa Jamselina yang akan diadakan pada tanggal 16-18 akan ada acara gowes ke madura maka rencana pun kita alihkan untuk mengikuti Jamselinas. Tapi setelah mendapat rundown bahwa gowes utama akan dilaksanakan pada hari Jumat 16 November dan 17 November ke Madura nya. So aku memutuskan untuk tetap gowes ke trowulan dan dilanjut gowes ke Surabaya :D horeeeeee :D.

 
So akhirnya cerita gowes ke trowulan pun dibumbui dengan sedikit penyedap Ride  to Jamselinas #2 he he padahal aslinya mah pengen dolan dulu :D. So seperti rencana semula untuk gowes ke trowulan dalam sehari gowes, hari itu rabu 14 November, aku langsung berangkat dari solo tidak banyak yang bisa diceritakan dari gowes ini, karena ini adalah gowes yang sama sekali tidak produktif bagiku :( (karena tidak berhenti dan tidak photo2) yeah karena berangkat sudah kesiangan aku asal pancal aja gowes ke arah jawa timur, hanya mengikuti jalan yang seingatku selalu dilalui jika bepergian dengan keluargaku ke surabaya. Dan selalu berpedoman ikuti saja bus arah surabaya ntar juga nyampe :p . Trek paling berat adalah memasuki ngawi karena jalan yang sempit Cuma dua lajur dan hutan kanan kiri, serta bus bus yang saling menyalip dan berebut lajur, juga saradan (kalau ga salah ingat). Dan yang paling berat juga adalah ketika sudah memasuki malam hari, meski memakai 5 lampu senter dan scotlite yang ditempel di kanan kiri badan dan sepeda, tetap harus hati - hati meleng sedikit tiba - tiba bus sudah di depan mata hadeeeeh ... Sempat berhenti di nganjuk untuk istirahat dan mengisi perut namun karena ternyata mata tidak bisa terpejam so perjalanan dilanjut, untunglah jalanaan tidak begitu sepi malam hari itu. Karena cukup banyak yang mudik sehingga tidak kesepian dijalan. Memasuki jombang tengah malam sempat ada kemacetan karena ada truk yang macet di tengah jalan. Sekitar pukul 3 dini hari berhenti di jombang dan istirahat tidur, ternyata di SPBU juga ada beberapa pengendara motor yang numpang istirahat. Menjelang subuh kembali melanjutkan perjalanan memasuki kota jombang mencari kembali SPBU untuk numpang mandi dan bersih - bersih. Yang ternyata harus antri dengan rombongan keluarga dari madura yang juga sedang mudik. Selesai membersihkan badan kita kembali melanjutkan perjalanan menuju trowulan yang terletak 14km dari kota jombang.





Dan pagi itu Kamis 16 November 2012  matahari muncul dengan teriknya padahal masih pukul 06.00 alhasil gowes pagi itu pun kita sudah kembali bermandikan keringat, dan ternyata ngantuk yang semalam hilang muncul dengan hebatnya di pagi ini, alhasil kita pun berhenti sebentar di minimarket andalan untuk sekedar memejamkan mata meski Cuma 5 menit. Untunglah di terminal pasar setelah jombang ada warung kopi Giras, kita pun mampir untuk minumkopi dan sarapan indomie. Dan kembali melanjutkan perjalanan.

Trowulan adalah sebuah situs peninggalan sisa - sisa  Kejayaan kerajaan Majapahit. Situs trowulan terletak di desa trowulan yang berada di jalan raya antara Jombang dan Mojokerto. Namun sayangnya ketika tiba di jalan trowulan tidak ada gapura besar mauapun bilboard mauapun petunjuk yang dapat menarik perhatian orang yang lewat. Sehingga apabila orang tidak tahu akan trowulan tentu orang tersebut tidak akan mampir. Situs majapahit yang terletak di desa trowulan berada di satu kompleks desa, baik yang berada di sisi kiri dan sisi kanan. Jika kita pergi ke trowulan memang lebih enak dengan kendaraan pribadi sehingga bisa bebas dan cepat berkeliling, karena tiap situs letaknya berjarak hampir lebih dari 1 - 3 km. Ketika kita tiba di trowulan ternyata pengunjung sangat ramai, sepertinya dari orang2 sekitar yang sedang berlibur karena hari ini adalah hari libur nasional.


Ada beberapa tempat yang bisa kita kunjungi di desa Trowulan ini

#Vihara Majapahit
Vihara yang terletak di desa trowulan ini sebenarnya tidak terlalu besar, namun yang menarik adalah di vihara ini terdapat salah satu patung budha yang terbesar di Asia Tenggara.






#Sitinggil
Merupakan tempat pertapaan raja majapahit, dan sampai sekarang ppun masih sebagai tempat bagi orang orang dengan kepercayaan masing - masing untuk berdoa. Dan minum air dari tempat yang telah di sediakan



#Candi Brahu
Merupakan salah satu candi terbesar peninggalan Majapahit, dari semua candi terlihat bahwa pada peninggalan Majapahit semua candi terbuat dari bata merah. Saat kita memarkir sepeda ada petugas yang dengan baik hati memberi panduang tentang situs yang ada and its for free :D





#Candi Genthong
Tidak semua situs di trowulan sudah utuh dan terlihat bentuknya, ada juga beberapa situs yang tinggal batu - batu berserakan karena tidak mampu atau belum sempurna untu direvitalisasi, salah satunya adalah candi genthong. Dari candi genthong merupakan situs terakhir yang berada di satu kompleks bagian kiri, sekarang kita menyeberang menuju kompleks selanjutnya.




#Kolam Segaran
Kolam segaran adalah kolam tanda kebesaran majapahit, dimana bila ada jamuan makan semua tamu diajak makan di tepi kolam segaran dan jika telah selesai piring dan alat makan dibuang di kolam .. Whaaah.. Namun sayang saat kita datang air kolam mulai surut karena musim kemarau.




#Candi Minak Jinggo
Candi yang terletak di belakang kolam segaran, namun sayang candi ini juga sudah tidak utuh lagi, sehingga kita tidak bisa melihat bentuknya.

#Museum Majapahit
Museum yang terletak tidak jauh dari kolam segaran tinggal lurus saja, namun sayang di museum ini dilarang mengambil photo alhasil kita Cuma melihat - lihat saja peninggalan barang2 majapahit. Di museum ini juga sudah ada pemandu yang akan bercerita mengenai situs - situs dan sejararh majapahit di trowulan dan sekitarnya.




#Candi Bajang Ratu
Candi terbesar di situs trowulan, terletak sekitar 4 kilometer dari museum majapahit.




#Candi Tikus
Kenapa dinamakan candi tikus? Karena pada saat ditemukan candi ini menjadi sarang tikus ?? Wheeeh candi tikus merupakan kolam pemandian pada jaman majapahit. Terdapat 3 bangunan, satu bangunan utama dan dua kolam disampingnya.




#Pendapa Ageng Trowulan
Merupakan pendapa tempat berkumpul, namun sayang karena ramaianya suasana kita memutuskan untuk tidak mampir namun melanjutkan perjalanan.

#Lantai Segi Enam/Candi Penaton
Adalah situs yaang berada di desa penaton, desa disebelah trowulan, mungkin karena letaknya jauh dan situsnya tidak utuh lagi, sehingga hampir tidak ada orang yang kemari.



#Umpak Sentonorejo
Merupakan taman dengan susunan batu batu yang rapi, hmmm tidak sempat membaca keteranganya :D



#Gapura Wringing Lawang
Adalah gapura besar peninggalan Majapahit, karena situs ini terletak diluar kompleks trowulan (berdekatan dengan perbatasan mojokerto) dan hanya dengan petunjuk papan untuk masuk kedalam kompleks, sehingga jika kita tidak perhatian maka tentu situs ini akan terlewat. Merupakan situs gapura perbatasan peninggalan majapahit, sebenarnya ketika ditemukan hanya tinggal satu gapura yang utuh namun berhasil di kembalikan dengan mencontoh satu gapura sehingga tampak dua gapura.








Sebetulnya target berkunjung ke trowulan hanyalah sampai jam 12.00 tapi karena keasyikan dan panasnya cuaca yang membuat kita harus mampir dengan segelas es teh. Kita pun melenceng hingga jam 14.00 lebih baru meninggalkan trowulan. 




Oleh karena itu kita harus buru - buru melanjutkan perjalanan, tujuan selanjuntnya bukanlah surabaya namun rumah sepupuku yang terletak di sidoarjo, kompleks taman dekat Pabrik Baja terbesar di Indonesia Ispatindo, karena letaknya yang masuk kedalam jalan propinsi oleh karena itu aku berharap kita tidak kemalaman karena akan susah menentukan jalan mana yang ditempuh.
Namun apa daya melewati Mojokerto kita sempat tersesat di kota Mojokerto shingga berputar - putar dan kembali ke Jalan Bypass. 



dari bypass kita langsun menuju jalan sidoarjo, Krian dan ketika tiba di jalan  taman sidoarjo matahari tenggelam terlalu cepat malam pun datang, dengan agak kebingungan dan ingatan seadanya akan rumah sepupuku, kita pun tiba di sidoarjo. Sedikit kembali tersesat untunglah kita bertemu dengan seseorang yang satu kompleks dengan sepupuku sehingga kita pun mengikuti dia dengan jalan tikus menuju kompleks perumahan sepupuku. Dan tiba dirumah sepupuku, kita pun istirahat dan makan malam.

Dan perjalanan menuju Jamselinas Bersambung di keesokan harinya alias cerita berikut nya .. Ciaaaooo

To Be Continued .......

2 comments: