SLIDER

Tuesday, November 11, 2014

Gowes Piknik Bandengan edisi 2

 

Hmm akhir akhir ini lagi booming sekuel AADC well bukan niat nyaingin sih karena sedang musim sekuel maka gowes pun dibuat sekuel nya kembali :D setelah membuat sekuel gowes ceria ke kudus, dan juga di tagih untuk buat gowes bareng lagi, maka akhirnya kita pun memfasilitasi teman - teman untuk gowes bareng kembali piknik ke Pantai Bandengan Jepara. Dilaksanakan pada hari minggu 9 november 2014, dengan menyebar flyer via sosial media ternyata cukup mendapat respon dari orang - orang yang bervariasi, dari mulai menanyakan doorprize, bayar berapa dan lain lain. Sebetulnya kita bukanlah EO event sepedaan, kita hanya memfasilitasi teman - teman untuk gowes bareng ke suatu tempat, ga perlu bayar, ga ada doorprize, asal makan dan transport di tanggung sendiri - sendiri :D. 
titik kumpul awal

teman teman dari batas kota mulai bergabung
Titik kumpul seperti biasa kali ini di R****L** di kawasan bangkong pukul 05.30 menunggu teman - teman bergabung untuk diberangkatkan. Kali ini kita mendapat 3 mobil pengawal yaitu mobil AV*** milik fiker, Pickup milik wawan dan juga mobil Bl**** yang bertindak sebagai voojrider dan juga milik wawan (duuh banyak mobil ni anak :p).  Dengan kecepatan sedang kali ini kita menuju palebon - arteri - wolter mongisidi dengan sedikit offroad yang kemudian membawa kita hingga di pertigaan genuk. Lanjut kita  di batas kota kita berkumpul dengan teman - teman dari batas kota.   Perjalanan berjalan lancar hingga kota demak, kita pun mampir sebentar untuk sarapan di satu warung soto sebelum alun - alun kota demak.  Ada beberapa teman yang sarapan ada yang tidak sarapan karena sebagain teman dari batas kota dan yang menyusul sudah sarapan di daerah batas kota. 
Melanjutkan perjalanan kembali kita mampir di masjid Demak untuk berfoto bersama dulu sebagai dokumentasi (What is future without a foto :p). Dari demak kali ini dokter Lulu sudah loading terlebih dahulu untuk menghemat tenaga :D. menuju trengguli kita beberapa kali berhenti untuk regrouping dan ada juga beberap teman yang bergantian loading. Ada cerita unik ketika kita berhenti untuk regrouping, sepanjang jalan trengguli welahan banyak penjual Semangka dan melon, melihat kita yang kepanasan dijalan diatass sepeda mungkin wajah kuyu kita menimbulkan ibu si ibu penjual

"nang … nang .. Mrene nang .. Ki tak kei neh " (nak nak (anak cowok) kesini nak ini kukasih lagi *semangka)

Hii hii kita pun dapat sponsor semangka gratis dari para Ibu penjual semangka, demi Tuhan meski mencari uang dari berjualan semangka mereka dengan sukarela membagi kita semangka nya semoga Tuhan mengganti rejeki semangka mereka dengan lebih baik :D

foto bersama di masjid demak


minimarket di perempatan welahan

Kembali melanjutkan perjalanan di temani dengan terik panas matahari dan debu yang berterbangan dari jalan jalan yang ditimbulkan oleh mobil mobil dan truk sepanjang jalan, kita pun berhenti sebentar di mini market di perempatan welahan. Lumayan buat ngadem ada ATM di depan mini market yang dipakai untuk ngadem teman - teman :p. selanjutnya kita kembali melanjutkan perjalanan dan wawan juga mr. blessy nya harus cabut menuju Jepara lebih dahulu karena ada kerjaan yang sudah menunggu nya. Memasuki wilayah pecangaan kontur menanjak menuju jepara kita rasakan ada beberapa teman yang ngebut menikmati ada yang sangat menikmati hingga berjalan pelan pelan agar tanjakan tidak keburu habis (itulah saya :p). Kembali kita berhenti di daerah pecangaan karena medung yang gelap dan mendapat kabar bahwa jepara hujan.

dapat semangka gratis dari ibu penjual


Memasuki pintu gerbang jepara kita kembali regrouping karena pick up harus kembali ke semarang maka beberapa teman yang tadinya loading pun kembali menikmati perjalanan menuju pantai bandengan.  Kali ini cuaca di Jepara sangat mendukung kita, sepertinya telah turun hujan sebelum kita sampai sehingga kita pun sangat beruntung.   Saat menuju bandengan beberapa teman saling terpisah, ada yang berhenti makan, ada yang berhenti sholat. Kita kembali regrouping di depan gerbang pantai Bandengan. Kita masuk ke pantai bandengan melalui pintu samping.


menikmati pantai

teman boja yang akan gowes PP
Dan akhirnya kita pun tiba di pantai Bandengan sekitar pukul 2 siang,  teman - teman pun dipersilahkan untuk memulai piknik masing - masing. Sebetulnya ada beberapa teman yang berniat untuk bermain air tapi hanya beberapa yang akhirnya melaksanakanya yaitu Tami :D. kita pun hanya duduk dan narsis di tepi Pantai.  Setelah beristirahat ada beberapa teman yang harus pamit untuk kembali gowes kembali ke Semarang. Rombongan pertama yaitu dari Boja, selanjutnya disusul oleh teman - teman Rombongan federal semarang.



Yaay Bandengan
Sedangkan yang lain lanjut bermain pantai atau makan siang, truk pun sudah menunggu kita di luar gerbang Pantai Jepara.  Setelah puas kita pun keluar untuk kemudian loading dengan truk yang telah kita pesan sebelumnya. Butuh setengah jam untuk koordinasi dan menaikan sepeda ke atas truk. Dan perjalanan menuju semarang pun kembali kita nikmati dari atas Truk :D.

Demikianlah perjalanan piknik bersepeda kita kali ini menuju pantai Bandengan Jepara. Terimakasih untuk teman - teman yang telah sudi bergabung dan mau berbagi sedih susah cepat lambat kayuhan pedal yang lain.

Sampai ketemu dalam cerita selanjutnya.

Sunday, November 2, 2014

Segowangi #9 Halloween Night Ride


Bulan oktober, bulan ini tidak disangka ternyata event segowangi sudah memasuki bulan yang ke sembilan. Untuk bulan ini karena bertepatan dengan tanggal 31 Oktober dimana bertepatan juga dengan halloween maka bulan ini kita mengambil tema yang cukup berbeda yaitu Halloween Night Ride. 

Dengan kostum yang cukup sederhana silahkan memakai topeng jika punya tanpa mematok pesta kostum. Tidak disangka ternyata pada malam pelaksanaan banyak teman - teman yang all out dengan kostum yang dipakai. Seperti dokter lulu dengan baju operasinya, Rio dengan kostum V for Vendeta nya, juga para mumi dan zombie serta ada suster ngesot juga atau mbak kunti ya :D. selain itu ternyata banyak juga partisipasi dari teman - teman diluar kota sebut saja teman - teman dari batas kota demak dan adik - adik smp yang bergabung dengan kita. 

Dan malam ini saya cukup dengan topeng hulk saja.

Rute kali ini kita kembali menuju arah barat, kalibanteng pamularsih, dan sedikit blusukan di kampung kampung yang gelap. :D

Berikut adalah foto - foto kehebohan kita malam itu


mbak  kuntilanak

V for Vendeta



Dokter bedah, V dan Zombie

setan dan para mumi



untuk clip video bisa di pantengin clip berikut ya
 

Thursday, October 23, 2014

Tweed Ride #1 Semarang


Pertama kali diselenggarakan tahun 2009 dengan naman Tweed Run adalah event dimana para pesepeda berkumpul dengan membawa kembali suasana victorian dimana para partisipan diharapkan mengenakan busana bersepeda tradisional inggris tempo dulu. Selain itu juga membawa kembali sepeda vintage mereka. Event yang kemudian dilaksanakan tiap tahun ini bahkan menyebar tidak hanya di Inggris tapi juga di negara eropa dan amerika lainya. 
Untuk kembali mengkampanyekan kegiatan bersepeda bahwa bersepeda itu juga bisa bergaya, menyenangkan dan penuh fun maka di Indonesia B2W Indonesia bersama Komunitas satu sepeda Indonesia mengadakan event Tweed Ride yang #1 alias perdana serentak di sebelas kota di Indonesia pada hari sabtu sore tanggal 18 Oktober 2014. acara yang dilaksanakan serentak ini diharapkan mampu mencuri perhatian banyak orang. 


Tanpa mengubah konsep utama dari Tweed Ride tiap kota di undang *ditantang untuk menyelenggarakan event ini. Termasuk juga semarang, dan ketua B2W semarang nana podungge pun menerima tantangan ini. Bersama saya kita membuat flyer dari Jakarta dan membuat event sabtu tanggal 18 Oktober jam 16.30, dimana pilihan waktu disesuaikan dengan waktu kerja  teman teman. 




Rute tweed ride pertama ini sengaja mengambil rute yang pendek untuk menghemat waktu sebelum matahari tenggelam sehingga masih banyak orang yang mampu melihat kostum yang dikenakan oleh partisipan. Berkumpul di Balaikota ternyata sudah banyak partisipan yang sudah datang dengan kostum yang all out "waaaah" :D. setelah menunggu peserta lain kita pun gowes menyusuri kota lama dan finish di Taman Sri Gunting gereja Blenduk kota lama, ternyata ada beberapa peserta yang menyusul kita langsung menuju kota lama. Kita pun berkumpul di depan Gereja Blenduk dan cukup menarik perhatian orang - orang sekitar. 

Selesai berkumpul kita membubarkan diri, dan sebagian dari kita pun lanjut NR untuk mencari makan malam, dan ternyata benar juga dengan bergaya banyak orang yang tertarik dengan event ataupun kegiatan bersepeda kita. Well siapa tahu mungkin setelah itu orang tersebut tertarik untuk bersepeda apapun kegiatanya :D.

 

Tuesday, October 21, 2014

GOmingpay Brown Canyon #2




Brown Canyon adalah wilayah galian tanah uruk yang berada di rowosari semarang bagian timur. Dulunya adalah bukit yang mulai habis karena dikeruk untuk tanah uruk. Sudah banyak warga dan aktivis lingkungan memprotes kegiatan pengambilan tanah tersebut, bukan saja merusak lingkungan tetapi juga diduga menyebabkan banjir di wilayah semarang timur. Bukit yang digali semakin lama dan semakin lama meninggalkan bekas menyerupai canyon  -canyon di daerah amerika. Bedanya jika canyon di wilayah amerika terjadi kaerna alam makan ini terjadi karena ulah manusi. Meskipun sebenarnya wilayah ini bukanlah tempat tujuan wisata namun ternyata tempat ini banyak dikunjungi orang sebagai destinasi berfoto (*bukan wisata). Selain hanya untuk foto - foto narsis juga untuk area pre wedding. Karena kegiatan penambangan tanah yang non stop 24 jam, maka tempat ini tidak ayal lagi penuh dengan debu dan truk truk besar lalu lalang. sebagai bukit bekas galian maka tempat ini juga dipakai sebagai tempat pembuangan akhir ilegal.

brown canyon yang diselimuti asap pembakaran sampah

jalanan berpasir tebal


Pertama kali kesini bersama Andra dan miss. Nana juga karena kita tertarik akan pemandangan canyon-nya. Maka pada bulan ini ms. Nana mengadakan gomingpay bersama rekan - rekan sepeda semarang untuk kembali bernarsis ria mengunjungi brown canyon. Tanggal 19 oktober minggu pagi kita berkumpul di Rodalink, untuk gowes menuju brown canyon. Diikuti sekitar 15 orang, Rute kali ini berbeda dari rute yang kita lewati pertama kali. Sebagai penunjuk jalan om Aris Hien juga om khadali membawa kita blusukan di daerah mateseh, melewati pintu air dan tentu saja jalanan berbatu dan berdebu tebal karena merupakan akses truk dari brown canyon menuju keluar, dibutuhkan kehati - hatian melewati jalan tersebut.




Tiba di brown canyon sungguh ironis pemandangan yang seindah ini merupakan hasil jahil tangan manusian yang telah merusak alam dengan mengeruk padas bukit dan dijadikan tanah uruk. Tanpa ditunggu komando teman - teman sepeda pun mulai berpencar untuk bernarsis ria. 




berhati hati dengan dump truk

Selesai bernarsis kita pun kembali pulang kali ini kita mengambil beda jalur dengan saling bertanya ke penduduk sekitar, dengan diwarnai insiden hilang beberapa teman. Perut yang mulai lapar membuat kita mampir di warung soto dan melanjutkan ngobrol, dan ternyata teman yang hilang tadi mengambil rute yang berbeda ketika pulang karena bertemu dengan teman lain di atas brown canyon. 








Memang brown canyon bukanlah tempat wisata pemandangan indah yang menimbulkan ironi tapi worth visiting at you own risk. Jika ingin mengabadikan keindahan brown canyon yang mungkin tidak akan bertahan selama beberapa bulan karena aktivitas pengerukan tanah maka Silahkan mengunjungi dengan resiko yang ditanggung sendiri

ARP. WH.05.04.11.2014