SLIDER

Tuesday, May 8, 2012

Gowes Treking ke Air Terjun Nglimut



Crazilly exhausting Gowes Treking Nglimut

Seminggu sudah sejak event 21 srikandi berlalu dan badan pun juga belum merasakan istirahat 100% karena mengejar ketinggalan kerja 10hari. Begitu ada anouncement gowes ke nglimut pada minggu 6mei 2012 tentu tidak akan bisa joint karena harus kuliah yang sempat bolos ketika ikut event srikandi. Tapi begitu lihat jadwal begitu gembiranya karena minggu adalah hari libur nasional yaitu hari waisak. Tentu membuka kemungkinan untuk ikut gowes nglimut. Nglimut adalah wanawisata yang terletak didesa gonoharjo kecamatan limbangan kendal. Tepatnya di puncak bukit gunung ungaran dan juga medini. Nah lho puncak gunung?? Puncaak itu kan atas dan memang dalam pemberitahuan trek nantinya akan di dominasi tanjakan sadis.. Gubraaak udah pada miris tu yang mau ikut, hadeeeh padahal kemarin udah 600km aja 400km nya nanjak hadeeeh pinteer...
Maka pada hari minggu aku dan miss nana janjian ketemu di ujung jalan pusponjolo, setelah tami datang kita pun segera menuju krapyak menuju start point yaitu pom bensin krapyak depan ayam goreng Suh****. Disana telah menunggu om nasir. Ketika ditanya sapa lagi yanng joint, dijawab ga ada.. Hadeeeh..mana nih teman teman yang lain, mungkin karena bentrok juga dengan beberapa jadwal kondangan dan juga krena trek nya yang 95% tanjakan. Dan sekali lagi gowes kali ini didominasi oleh para cewek :D dan juga sepeda lipat,aku dengan besi tua simbah shaun 16" om nasirddengan si tri 16" miss nana dengan austin 20' Hanya tami yang pake mtb 24". Setelah yakin tidak ada lagi yang bergabung sekitar pukul 6 lebih  kita pun segera mulai gowes, menuju nglimut,untuk mencapai nglimut ada beberapa jalan yang bisa ditempuh namun om nasir sebagai tur leader dan karena meeting point kita di krapyak maka kita akan lewat krapyak - ngaliyan - BSB-mijen-limbangan - nglimut.
Dan segera setelah kita gowes dari krapyak kita akan langsung sudah disambut dengan tanjakan tanjakan tajam dan tanjakan panjang. Setelah nanjak perutku keroncongan minta sarapan kita pun sarapan terlebih dahulu dengan soto ayam :DSelesai sarapan kita kembali melanjutkan perjalanan, tentu saja dengan menyusuri tanjakan nngaliyan, tanjakan panjang esperanza hingga mengantar kita sampai BSB. Di BSB gowes tidak terasa membosankan karena pemandangan nya yang indah, hutan hutan karet yang terhampar dan juga beberapa gungung yang terlihat di cakrawala. Dit engah jalan menanjak kita bertemu dan berkenalan dengan cyclist yang sedang istirahat sendirian. Dan akhirnya dia pun bergabung dengan kita menuju nglimut. Namanya om Ibnu.
Menyusuri jalan raya mijen yang sempit namun padat kita harus ekstra hati hati, karena jalan berupa tanjakan panjang dan beberapa turunan tajam. Disini memang padat pemukiman. Namun keluar dari mijen menuju boja kita kembali disuguhi pemandangan persawahan dan tanjakan tajam yang menghujam.
Terus menyusuri jalan ke arah boja, hingga sampai di pertigaan terminal boja, kita mengambil arah kiri menuju gonoharjo. Jalan sedikit sempit dan padat di daerah ini. Namun tidak lama, dan tetap kita disuguhi banyak tanjakan atau bisa dibilang jalan menanjak. Hingga sampailah kita di pertigaan sekatul. Kita pun narsis sebentar untuk berphoto - photo. Sekalian istirahat karen dari pertigaan inilah perjuangan yang sesungguhnya dimulai ... Deeeeng . :p




Jika sekatul 300meter kita belok kekanan, maka nglimut kita  ambil arah kiri atau juga lurus keatas. Jalanan sudah jarang sekali datar, hanya satu nanjak karena kita sudah mulai naik keatas gunung. Nikmati saja setiap kayuhan ya  jika capek toh bisa istirahat he he he.. Memasuki kecamatan limbangan tanjakan memang sangat menantang untuk ditaklukan tapi itu belum seberapa ketika kita memasuki desa  gonoharjo, kita bisa melihat ibnu yang lagi duduk di  jalan diatas kita, artinya kita harus menanjak berputar untuk sampai atas khi khi .. Setelah melewati gerbang gonoharjo kita istirahat sebentar di warung sambil membeli beberapa air minum. Di pertigaan ini kita mengambil arah kanan.
 
Dari sinilah tanjakan sudah menunggu tanjakan yang hampir vertikal bahkan untuk berhenti memarkir sepeda pun susah karena jalanan yang miring. :D tapi ternyata kemiringan ini belum seberapa dibandingkan ketika kita melewati pemukiman beberapa kilometer dari nglimut, bisa dibilang ini adalah titik veritkal tertinggi, tanjakan tajam dan panjang bahkan beberapa kali ban depan shaun terangkat karena tingkat derajat kemiringan yang hampir vertikal. Aku sempat dibohongi om nasir katanya tanjakan terakhir ternyata masih jauh 1km lagi.





Jalan nya miring bukan kameranya



Ditikungan jalan sedikit datar, kita pun istirahat sejenak sambil melihat motr2 motor yang pada ngos ngos an nanjak. Hingga tibalah perjuangan kita di sumber air panas gonoharjo :D sekitar pukul 11 siang dan kita telah menempuh jarak sejauh 30km .. Waah 10 kilo lebih jauh dari perkiraan. Mungkin karena tanggal muda atau tanggal merah hari itu tempat wisata terlihat ramai, bahkan saat kita naik pun sering berpapasan dengan mobil dan motor yang juga naik mungkin untuk liburan bersamakeluarga.
Namun itu bukanlah tujuan kita, kata ibnu diatas ada air terjun, maka kita pun kembali menanjak dan menuju air terjun nglimut :P






Ternyata disinilah letak surprise yang kedua, setelah parkir dan membeli tiket masuk (kita dapat diskon :D) mungkin karena  satu satunya rombongan yang pake sepeda :D. Melihat tangga turun pikiran ku tertuju pada grojogan sewu, dimana air terjun telah menunggu dibalik tangga, namun ternyata.....tidak semudah perkiraan. Menuruni tangga kita sampai di titik pintu masuk untuk treking menuju air terjun. Kita pun mulai treking menyusuri kembali tanjakan yang kali ini dengan jalan kaki, cor cor an jalan sudah berubah menjadi makadam karena tergerus waktu. Jalanan yang naik vertikan dan kadang turunan vertikal membuat kita harus hati hati.





Hingga sampailah kita pada cekpoint kedua yaitu kolam air panas,ditempat ini terdapat sumber air panas dan juga kolam air panas untuk berendam.  kita istirahat cukup lama sambil antri di toilet :p.
Melanjutkan treking menuju atas, ternyata jalan nya lebih ekstrim tidak ada lagi bantuam semen,cor atauapun jalan buatan. Trek yang Berupa  tanah dan batuan alam, juga akar akar pohon yang menyembul di permukaan tanah,membuat jalanan agak sulit delewati apalagi kontur tanah yang licin dan trek mendaki dengan jalan yang tidak terlalu lebar, membuat kita kadang harus antri.Ditengah perjalanan dapat kita jumpai situs reruntuhan seperti candi, sayang tidak terlalu terawat.



Semakin lama trek semakin ekstrim saja, karena berupa single trek dan kita kadang harus memanjat batu yang menutupi jalan. Setelah bersusah payah kita akhirnya tiba di air terjun nglimut :D akhiiiirnya. Air terjun yang tersembunyi di balik hutan di atas gunung ini memang dibiarkan secara alami, disekitar nya tidak ada tempat buatan untuk menikmati air terjun.


Karena letaknya yang ditenah hutan dan diatas bukit. Kita harus antri jika ingin mendekat atau berphoto. Treking turun pun tidak semudha yang dibayangkan, turun justru lebih sulit karena licin nya medan. Beberapakali kita hampir terpeleset. Disepanjang perjalanan ternyata banyak pasangan kekasih yang lagi mojok :p wkkk

Akhirnya setelah rasanya udah patah patah kita sampai juga di pintu masuk tadi. Hadeeeh treking yang memakan waktu hampir 3 jam dengan rute sepanjang 6km dan medan yang ekstrim ternyata lebih menguras tenaga dariapda gowes mendaki kita tadi. Sekitar pukul 3sore kita barus selesai treking dan turun kembali ke kota.

Perjalanan turun pun tentu tidak semudah yang dibayangkan karena medan jalan yang berupa turunan tajam dan berkelok - kelok, disambut dengan beberapa tanjakan tajam tetap saja begitu menantang. Dalam perjalanan pulang kita berpisah masing masing, ibnu menngambili arah mangkang. Diperjalanan aku miss nana dan tami memutuskan untuk makan terlebih dahulu. Akhirnya kita pun makan di restoran padang dan aku yang kelaparan pun makan rendang dan juga otak :D dengan dua es teh he he he he ..
Perjalanan yang melelahkan, gila tapi kapan lagi kita mendapatkan pengalaman seperti ini hii hii. Resume Gowes Nglimut 62km Gowes 93% Full tanjakan+6km Treking edian

Makasih buat om nasir yang meluangkan waktu untuk memandu kita menuju nglimut dan juga untuk Ibnu yang memandu treking kita menuju air terjun.

Sampa i ketemu di petualangan berikut nya

- PockRockAdventure -


WH.05 09.05.12

Wednesday, May 2, 2012

Cerita Tercecer #21Srikandi Etape Gombong

 



Benteng Merah Van Der Wijk



Salah satu hal yang paling berharga yang didapat kan ketika event #21Srikandi selain sepeda :p adalah pengalaman mengunjungi berbagai daerah dengan keunikan masing masing. Jika kita memasuki daerah daerah kabupaten kadang kita masih disambut oleh anak - anak sekolah yangn berjajar di pinggir jalan, melambaikan bendera atau memainkan musik, sungguh hal yang baru pertama kali aku alami ketika bersepeda.
Keunikan yang lain dari daerah masing masing adalah kuliner dan juga bangunan yang ada di daerah tersebut. Dan yang paling unik dari semua tempat kita menginap adalah BENTENG VAN DER WIJK. Yup Benteng yang terletak di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen ini adalah Benteng yang telah di kelola menjadi Penginapan dan juga tempat rekreasi. Yang istimewa dari Benteng ini adalah meskipun berupa penginapan dan tempat rekreasi, namun pembangunan kamar penginapan dan tempat rekreasi sama sekali tidak menghancurkan bangunan benteng yang telah ada. Penginapan di bangun jauh di depan halaman benteng. Begitu juga tempat rekreasi atau waterpark yang ada. Bangunan yang ada pun tidak dibangun dengan ketinggian melebihi benteng, sehingga tidak menutup pemandangan menuju benteng. Benteng van der wijk adalah benteng dengan bentuk segi delapan. Dengan tanah lapang yang terletak di tengah benteng. Benteng ini terdiri dari dua lantai yang terbagi bagi menjadi banyak ruangan ruangan. Untuk menuju lantai dua kita dapat melalu berbagai lorong, dengan tangga memutar.

 
Benteng yang dibangun pada tahun 1800an, begitu ditemukan berupa reruntuhan, kita dapat melihat proses penemuan hingga restorasi benteng pada salah satu sudut pintu masuk yang ada di benteng van der wijk. di sisi lain kita dapat melihat fot foto mantan bupati kebumen.

Begitu memasuki benteng dapat kita lihat tembok tembok nya sudah lembab dan berlumut mungkin karena termakan usia. Namun terlihat juga kerbersihan dan perawatan benteng ini. Dari lantai dua kita dapat menuju atap, dimana terdapat kereta mini. Dengan kereta mini ini kita dapat menikmati pemandangan sekitar benteng. Dari atap ini pula kita dapat melihat bentuk bangunan benteng dari atas. Benteng van der wijk identik dengan warna merah. Seluruh bangunan benteng tersusun dari bata merah. Di dalam benteng sering juga dipakai untuk konser maupun pertunjukan hiburan lainya.

 
Di pintu gerbang pun terdapat beberapa pos penjagaan yang dulu dipakai oleh tentara belanda untuk melihat daerah sekitar. Setelah di renovasi benteng kemudian difungsikan sebagai tempat pelatihan militer oleh karena itulah terdapat dua tank dan pelontar misil yang berada di depan benteng.


 
Kamar penginapan pun tidak mengecawakan. Kamar yang bersih dan luas juga dengan kamar mandi yang bersih. Kamar kamar penginapan hampir seperti barak barak militer jaman dulu.
 
Yang unik pula ketika kita menginap di gombong adalah makanan nya. Ada soto gombong yaitu soto khas gombong, yang terdiri dari soun, touge,kacang, kentang goreng dan juga berkedel yang terbuat dari singkong. Dengan kuah soto dan pelengkap kerupuk dan,bawang goreng, irisan seledri dan daun bawang tak lupa sambal kacang.

Juga makanan ringan nya yang seperti tiwul, ketan hitam, dan getuk cocok untuk bernostalgia. Karena padatnya acara dan sedikit nya waktu, aku tidak sempat untuk mengeksplore tempat ini, namun suatu saat tentu aku harus kembali untuk eksplore tempat ini dan juga kota kecil ini. Masih banyak yang bisa dikunjungi. Well mari cari waktu dan siapkan sepeda. Get ready for the next adventure .. Go POCKROCK ADVENTURE... WH.05 03.05.12

Tuesday, May 1, 2012

#21Srikandi Chapter 4 Epiloge and profile


 


The friendship the Story and the Inspiration of ordinary woman

Malam ini sbetulnya adalah malam kebebasan kita, malam dimana kita telah menyelesaiakan semua etape. Malam dimana kita tidak perlu carbo loading lagi. Malam dimana besok tidak perlu gowes lagi. Dimana kita sudah menyelesaikan semua etape kita. Setelah ceremonial kita pun menikmati makan malam. Beberapa kru sudah berpamitan untuk kembali bertugas di daerah masing masing.
Dikamar pun para srikandi terlihat begitu sedih, terutama aya dimana kita harus berpisah. Karena event telah berakhir.

Day #9 Bandung Saturday, 28 April 2012
Pagi ini kita terbangun oleh suara om taufik yang membangunkan kita, well meski sudah tidak ada lagi etape, tapi kita masih ada bebeerapa acara yang harus diikuti. Pagi itu setelah sarapan kita mendapat kejutan dengan kedatangan om Toto dan Om Afan. Dengan bergabungnya mereka, kita pun bersepeda menuju makan ibu Dewi Sartika berziarah, kemudian menuju sekolah Dewi Sartika untuk menerima penghargaan dari Ibu Menteri Pemberdayaan Wanita, Ibu Linda Gumelar.


Selanjutnya kita menuju Hotel Panghegar mengikut resepesi pernikahan keturunan dari Ibu DewI Sartika.
Setelah selesai, kita mampir di EF dan Juga Alfamart Lodaya. Meski sempat hujan kita kembali ke penginapan untuk istirahat.
 
Malamnya kita menuju Pakuwan untuk beramah tamah dengan ibu Nety istri dari Gubernur Jawa Barat. Sambutanya sangat mengena dan dalam, tercermin dari setiap kata dan kalimat nya yang menunjukan bahwa dia  orang yang cerdas. Sambil menikmati makan malam, kita pun disuguhi beberapa hiburan. Setelah selesai kita pun kembali ke penginapan.

Day #10 Bandung Sunday 29 April 2012
Pagi ini kita ada acara meet and greet dengan Paimo di CFD dago. Maka setelah bersiap kita pun segera mengayuh sepeda menuju CFD Dago. Dan acara pun berlangsung seru dengan banyak nya doorprise yang dibagikan. Paimo dan aristi pun berbagi pengalaman ketika turing. Selesai acara kita menuju rumah makan sari bundo. Untuk makan siang dan juga untuk perpisahan. Rasa haru dan sedih kembali menyelimuti perasaan para srikandi. Om taufik pun tidak dapat menahan rasa haru, begitu juga fani. Slesai makan kita pun berpamitan para srikandi pun kembali ke daerah masing masing.
 

Dan aku pun ikut nebeng sampai jakarta untuk bertemu ayah dan nebeng pulang :D
Perjalanan ini memang telah berakhir, tapi semangat para srikandi tidak berakhir disini saja, pertemanan selama 10 hari rasanya sangat sulit untuk dilupakan. dalam 10hari menjadi bagian dari satu tim,meleburkan diri. menghilangkan ego untuk menjadi satu kesatuan. sangat bangga menjadi bagian dari tim #21Srikandi, dan inilah teman teman yang sangat pantas untuk dibanggakan. 

#21 SRIKANDI

Tense Manalu - The chief -
Bisa dibilang dialah dalang atau dedengkot terselenggaranya acara ini. Atas prakarsa kak Tense event Srikandi jilid 1 dan Jilid  2 ini bisa terselenggara. Kak Tense merupakan salah satu srikandi jilid 1. dan sekarang kembali ikut untuk jilid 2. meski umurnya tidak lagi muda tapi kak tense tetap bersemangat dalam mennyelesaikan setiap etape.

Aristi  Prajwalita - The Doctor -
Bisa dibilang dia adalah salah satu srikandi yang beruntung yang pernah tur dengan paimo di perancis. Pengalaman nya bersepeda sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Meski tampilan nya yang macho kak aristi adalah seorang pelayan kesehatan masyarakat alias dokter atau dukun :D meskipun kelihatanya tangguh ternyata kak aristi ini tipe yang mudah terharu lho... :D

Rahmidiarti  -The Warior -
Waaah kalau ini sudah no coment deh, she is the greatest of us. Dalam setiap tanjakan atau turunan selalu yang pertama. Rasanya bagi dia ga cukup jepara bandung, orang kemarin aja bilang kalau ga kerja udah gua gowes nih ke jakarta hadeeeeeeh ....

Seklie Patyuniestri - The Pe aR-
Si senin kliwon hii hiii dengan nama paling susah di spell  adalah humas di bike to work. Meski dari cara bicara terlihat manja. Tapi kak seklie ternyata bukan orang yang pantang menyerah. Dia pernah ikut dalam srikandi jilid 1 dan sekarang kembali menkalukan 6 etape Jepara Bandung. Biasanya kak seklie adalah wakil kita semua untuk  memberi sambutan sambutan.

Rini Rismiati - ceuce Rini-
Ce Rini adalah juga merupaka Srikandi Jilid 1, ce Rini juga sangat tangguh dalam menaklukan semua meedan dan menyelesaikan semua etape dengan sebaik baiknya.

Evie Permatasari - The Woman Fighter-
Kak evie juga merupakan Srikandi jilid 1, yang paling mengejutkan. Katanya kak Evie baru belajar naik sepeda tahun lalu?? Waaaaooow...Pekerjaanya di Bidang perempuan tentu tidak akan menyia nyiakan event yang juga berjuang untuk kesetaraan perempuan. Meski kak evie juga berjilbab tapi tidak menhalangi dia berjibaku dengan panas nya medan di setiap etape

Anita Santa  -The Pianist-
Kak anita adalah seorang pianist. Dengan penampilanya mungkin tidak terlihat dia seorang cyclist namun kak anita tidak pantang menyerah menyelesaikan setiap etape. Meski mengalami lecet di bagian tertentu kak anita tetap bertekda menyelesaikan etape akhir. Bahkan dia tidak takut belang, terbukti dari semua muka kak anita paling belang

Diah Kusumo Dewi - The favorite -
Seoarang pegawai di Bank Swasta, penampilan bisa menipu namun kemampuan dewi dalam bersepeda tidak perlu ditanyakan. Aku sudah kenal dewi  setahun lalu. Memang dia cakap dalam bersepeda. Sering diremehkan pria namun dewi berhasil menunjukan bahwa dia juga tidak kalah dengan mereka ketika sedang bersepeda. Bahkan dia pun menolak untuk didorong dalam melewati tanjakan.

Gia Amalia - The Mother -
Si Bunda Gia, well bunda Gia berprofesi sebagai Ibu rumah Tangga. Oleh karena itu kehadiranya bagi para srikandi diibaratkan sebagai ibu bagi mereka. Jika sekamar dengan bunda gia sudah deh seperti sama ibu mereka. Bunda Gia juga selalu berusaha untuk menyelesaikan semua etape dengan baik

Hatning Natalia  -Mis Angola -
Aming peserta dari bandung ini memang deh ga tahu baterenya dari apa, meski kadang kalau di tiap tanjakan dia diam, tapi kalau sudah selesai seperti habis di charge itu batere. Suaranya pasti deh cerewet minta ampun

Zoraya Pakarini - The Modest Aya -
Aya bisa dibilang paling polos dan lugu, juga ceria. Sangat ramah pada setiap orang yang menyambut kita di jalan pasti disapa. Dia juga paling baik hati. Meski kehilangan ipod dan bike tool tapi tetap berbesar hati merelakanya. Aku mah sudah ga bisa :p meski seperti itu kalau sudah XC aya sangat tangguh. Di tiap etape aya juga berhasil menaklukan semua medan dengan baik

Ernawati Bintoro  - Cici erna -
Cici erna, jangan dilihat penampilanya yang yang tinggi dan kurus, namun cici erna ini ga usdah di debatkan kalau di jalan. Ci erna juga sangat baik hati. Bekerja  sebagai desain produk di suatu merk terkenal. Petualangan bukanlah hal baru bagi ci erna

Lita Apriantini  - The Odong -
Lita juga merupakan salah satu peserta yang berjilbab namun hal itu memang bukan menjadi hal penghalang bagi dia bersepeda. Kalau sudah di atas sadel jangan ditanya semua tanjakan dan turunan libas deh.

Novita Maizir - extra ordinary novi-
Meski berbadan extra dan berjilbab, jangan diremehkan srikandi satu ini, tanjakan nagrek aja dia libas tanpa berhenti. Udah deh serius banget. Dipanggil aja ga bakal denger :p salut deh buat temen satu ini

Fannie Waldhani - The Humoris -
Ini diaaa srimulat kita, eh srikandi kita. Kalau ga ada fanie sepertinya srikandi ini ga akan seru deh. Banyolan banyolanya sering membuat kita tertawa. Jika sudah letih lesu bosan dan sedih jika ada fanie semua hilang.  Meski berbadan extra dan mungkin akan diremehkan, semangat fanie patut diacungi jempol. Ketika ditawari untuk loading saat ditanjakan gentong dan nagrek dia menolak, dia bersikeras untuk menyelesaikan etape ini dengan sebaik baiknya.

Sarah A Walangitang  - Simbok poncokusumo-
Simbok, sebagai orang yang paling senior antar kita. Pengalaman simbok tidka perlu dipertanyakan. Pekerjaan simbok sebagai EO sepeda, event seperti ini sudah menjadi bagian dari dirinya. Meskipun kesehatan nya terganggu karena faktor U. Dan sempat dievakuasi ketika drop saat di purwodadi, simbok juga tidak pantang menyerah. Dia terus berusaha untuk melewati nagrek dan menyelesaikan etape ke -6.

Sri Hardaningrum  - The Boss Daughter -
Waakh ini siapa yaa .. Hehe .. Da atau ningrum. Kalau dia mah bukan orang asing lagi. Ini adalah teman ku bersepeda lipat. Dia juga mulai bersepeda tahun lalu. Meski tiap kali turing dengan ku dia seperti nya ogah ogahan untuk jarak jauh. Namun ternyata ketika latihan kemarin harus salut nih sama dia, berhasil gowes dari utara jawa Jepara sampai selatan jawa Pacitan. Dalam sekali kayuhan. Dan kemarin pun dia dapat menyelesaikan semua etape dengan baik

Tentrem Sartika   - The Javanese Batak -
Kalau melihat dia  sekilas memang seperti orang batak, namun asli dia itu asli jawa Gemolong :D sebagai single parent. Kak tentrem mempunyai semangat pantang menyerah. Mungkin karena sesama orang jawa  kak tentrem seperti ngemong aku. Jadi aku senang dekat dengan kak tentrem. Meski telah melalui tanjakan dan panas terik, tapi kak tentrem selalu ada tenaga untu k joget jika ada hiburan di tiap pit stop :p

Intan Satria
Waah kalau ini mau ditulis apa yaa, coba googling deh, sudah banyak tuh beritanya. Well selama turing memang tidak banyak bicara atau ngobrol dengan intan. Tapi kalau sudah gowes no talk gowes only.

Winna Ananda  -  The one Knee wina -
Satu lagi srikandi yang patut diacungi jempol, kak wina . Bekerja di suatu english course dengan cidera ligamen di lutut nya. Kak wina eberhasil menyelesaikan semua etape dengan baik. Meski harus menahan sakit di lututnya, tapi kak wina tetap berusaha menyelesaikan semua  etape dengan sebaik baiknya.

Rani Pratikaningtyas  - Ananda Ranz-
Waah kalau ini aku ga akan komen deh .. Silahkan teman teman saja yang komen

#21Srikandi, tanpa embel embel itu, mungkin mereka hanyalah orang biasa. namun semangat mereka pantas untuk menjadi inspirasi. semangat pantang menyerah. semangat untuk menyelesaikan hal yang telah dimulai. semangat untuk menginspirasi bangsa ini. bukan hanya dibidang sepeda tapi di semua bidang untuk menjadi yang lebih baik.Terus Berusaha teman jangan lah Jejak - jejak roda inspirasi ini berhenti sampai disini ... perjuangan ini pertemanan ini tidak lah berhenti sampai disini ... ini adalah awal dari semuanya ... sampai bertemu lagi teman dalam cerita dan petualangan yang lain ..

SRIKANDI ... BIKE TO WORK .... WH.05. 02.05.12