SLIDER

Monday, January 6, 2014

Kota lama Semarang 8 Desember


pada tanggal 8 desember 2013 b2w semarang mendapat undangan untuk bersih - bersih kota dan berkumpul di bundaran patung diponegoro di jalan pahlawan dengan dress code warna putih. namun pada hari H karena tidak tahu persis panitia resik kota alhasil kita pun cabut sendiri dan gowes narsis ke kotalama bersama om leonardo david.




















Bikenarcism Gowes photo - photo semarangan




Gomingpay pada tanggal 1 desember, yang hampir penuh dangan photo2 narcis sammbil menikmati alam di daerah semarang


Salah satu tempat menarik yang bisa dikunjungi disemarang adalah kawasan hutan mangrove yang terletak di daeraj Jrakah Tapak semarang, meski hutan mangrove ini tidaklah begitu besar namun tentu pelestarianya sangat bermanfaat bagi penghambat air laut di daerah semarang. Dimangrove tapak ini juga ada pengelola paket wisata dimana kita bisa menikmati wisata mangrove dengan perahu dan juga makan siang ikan bakar. Atau kita dapat juga hanya sekedar trekking maupun memancing tanpa dipungut biaya. Aku sudah pernah sekali mengunjungi daerah mangrove tapak ini saat itu pada musim kemarau, dan kemarin pada tanggal 31 September kita mengadakan gomingpay bersama teman - teman penggiat sepeda di daerah semarang dengan tujuan mangrove tapak dan juga candi tugu semarang.
narsis sebelum berangkat




Meeting point adalah museum mandala bakti yang terletak didaerah tugu muda, setelah teman - teman berkumpul kita pun langsung gowes dengan melalui jalan utama. Tiba di mangrove tapak suasana yang 180 derajat berbeda aku rasakan, selain ilalang dan pepohonan yang kehijauan jalanan masuk menuju mangrove tapak juga sudah di cor, berbeda dengan tahun lalu yang masih jalan tanah. Tiba dikawasan mangrove kita pun kembali angkat junjung sepeda untuk melintasi kawasan mangrove, disini waktu banyak kita habiskan untuk berphoto - photo narsis :D sayangnya saat tiba di dermaga perahu tidak ada ditempat karena penjaga perahu sedang ada hajatan di desanya :( alhasil kita pun hanya bernarsis ria :D. 
jalanan menuju tapak sudah di cor dan kehijauan


angkat sepedamu




Usai puas berphoto - phiti, kita kembali melanjutkan perjalanan kali ini tujuanya adalah candi Tugu yang terletak di daerah tugurejo (aku pun sudah beberapa kali mengunjungi candi yang berisi situs peninggalan kerajaan padjajaran ini). Kali ini sepeda kita tinggal dibawah tanpa harus bersusah payah mengangkat nya keatas :p.

dibawah tangga masuk menuju candi tugu

action di depan replika gedong songo dan candi tugu

narsis ga peernah habis



si febby bmx ga mau kalah







Di candi tugu kita bertemu kembali dengan juru kunci candi tugu yang banyak bercerita mengenai candi tugu dan sejarahnya. Kita pun menikmati cerita dan kembali bernarsis ria di candi tugu. Usai puas berphoto - photo kita pun kembali ke kota untuk sarapan bersama di warung soto daerah indrapasta. Yuup memang cocoklah jika gomingpay kali ini disebut dengan bikenarcism karena isinya yang gowes sambil photo phiti :D. 





#35 KLFNR Tetap Bersepeda Guru Oemar Bakri





Tulisan mengenai KLFNR kudus Last Friday Night Ride yang ke #35 dalam memperingati hari guru pada tanggal 29 September 2013

Kudus adalah kota kedua setelah solo sejak lama karena disanalah saya kenal dengan cipluk teman bersepeda ku :D sebagai kota kecil ternyata di kota kudus banyak juga penggemar sepeda. Dan dulu saya pernah mengikuti gowes Tur De Muria yaitu turing didaerah pantai muria sebagai bentuk simpati akan gempa yang melanda Jepang tahun 2011. Kudus Last Friday Night Ride adalah event bulanan yang diselenggarakan oleh teman - teman pesepeda di kudus tiap hari jumat minggu terakhir. Meski sudah berlangsung selama dua tahun aku tidak pernah ada kesempatan untuk mengikuti acara tersebut. 




Hingga akhirnya kesempatan itu tiba pada tanggal 29 September 2013 lalu KLFNR mengambil tema "Tetap Bersepeda Guru Oemar Bakrie" sebagai bentuk penghormatan pada guru2 yang masih setia bersepeda ke sekolah. Setelah mengontak my biking mate di Kudus yaitu si Cipluk yang ternyata available untuk ku menginap selama di kudus, saya pun berangkat dari solo pagi hari dengan menggunakan Bus dan tiba di kudus siang hari dan dijemput oleh cipluk. Kita pun menikmati kuliner Kudus Es kelapa muda dan sate kerang di warung yang berada di belakang DPRD kudus yang notabene menjadi favorit ku. Seusai minum es klamud kita menuju rumah cipluk di daerah pasar kliwon untuk beristirahat. 



Sore menjelang malam kita pun bersiap, aku meminjam Cepot seli pocket rocket milik cipluk sedang cipluk naik celeste federal kesayanganya. Kita mulai NR menuju GOR kudus untuk sekali lagi menikmati kulineran khas kudus yaitu Bakwan bakar dan juga jagung bakar :D. Kemudian kita bermain sebentar di Gor yang ternyata sudah menjadi kian ramai sebagai tempat hiburan di daerah kudus untuk sekeda melepas waktu bersama keluarga. Sekitar pukul 7 malam kita pun menuju simpang tuju tempat berkumpulnya KLFNR. Di simpang tuju ternyata sudah ramai dengan orang karena di alun - alun bertepatan dengan diselenggarakan Kudus fair yang pertama. Meeting point KLFNR mengambil tempat di Velodrome. Tampat beberapa teman low rider sudah berkumpul dan juga beberapa teman yang dulu ikut tur de muria. Ajang KLFNR ternyata menjadi ajang reuni singkat dengan teman - teman yang dulu pernah berbagi kegilaan dalam Gowes Tur De Muria. Cukup lama menunggu teman - teman yang lain berkumpul bahkan KLFNR diikuti juga oleh anak - anak yang antusias untuk bisa gowes bersama - sama.dari BMX MTB Seli, lowrider bahkan sepeda patah Tidak berapa lama gowes pun dimulai, yang unik dari KLFNR ternyata yang menjadi marshal adalan teman - teman in line skate :D. 








Saya tidak bisa bercerita banyak mengenai rute yang diambil karena saat itu malam hari dan tidak begitu hafal jalan2 dikudus. Namun rute KLFNR malam itu memang tidak terlalu jauh mungkin hanya sekitar 20km dan pelaksanaan sangat terorganisir teman - teman gowes dengan sopan dan tidak saling kebut - kebutan dengan kecepatan yang stabil. Tiba di finish yaitu simpang 7 beberapa teman panitia membagikan stiker KLFNR dimana peserta tanpa harus berhenti memenuhi jalan mengambil sticker yang dibagikan. Kita berkumpul sebentar dan bereuni sambil bercerita bersama teman - teman Tur De muria. 













Menjlenag malam kita kemudian berpisah, malam itu aku mendapat jamuan istimewa dari Kaka alias Vincentius Karisma di Warung Pokwe yang merupakan usaha rintisan Kaka, warung pokwe menyediakan berbagai menu masakan khas jawa dengan seting tempat yang cukup menarik terletak di belakang DPRD :D pilihan wedang nya bisa menjadi pengahangat badan kalau malam :D usai makan malam kita pun kembali kerumah cipluk. Untuk istirahat. Sayangnya saya tidak bisa berlama - lama di kudus karena keesokan harinys aku pun kembali ke semarang :D