SLIDER

Monday, November 11, 2013

Gowes ke Kampung Jawa Sekatul

Minggu pertama bulan oktober miss nana berencana untuk gowes ke kudus dan menginap dirumah cipluk dan minggunya kita gowes ke semarang, namun karena ternyata dia harus ada kelas di sabtu pagi, maka rencana ini kita batalkan dan kita pun memutuskan untuk gowes ke sekatul saja. Hari minggu tanggal 6 november rencana mendadak dan memang tidak kita floor kan, maka hanya dengan berduaan saja seperti biasa kita pagi itu gowes di minggu pagi menuju sekatul. Aku dengan febby BMX ku dan miss nana dengan austin sepeda lipat kesayanganya.





si febby nyampe BSB juga nih

Kita menyusuri jalan layang menuju ngaliyan, sekatul terletak di desa gonoharjo dikaki bukit gunung ungaran, tentu saja otomatis jalan yang akan kita lewati akan penuh dengan tanjakan. Tanjakan yang pertama tentu tanjakan dari pertigaan menuju ngaliyan. Setelah tiba di ngaliyan aku yang sudah tidak bisa menahan lapar memaksa miss nana untuk mencari sarapan, kita pun sarapan di warung soto didarehan ngaliyan.

Berdasar ingatan ketika gowes ke nglimut sekatul saat itu terasa lebih dekat, oleh karena itu kita pun cukup santai dalam gowes kali ini, bahkan cukup berlama - lama saat sarapan. Tapi ternyata setelah melewati tanjakan esperanza hingga tiba di BSB, niat untuk gowes sampai sekatul agak berkurang karena teriknya sinar matahari pagi itu. Kita pun cukup duduk2 istirahat di pom bensin BSB, namun akhirnya kita melanjutkan perjalanan menuju sekatul. Setelah melewati mijen dan terminal Boja, memasuki gonoharjo tanjakan terasa semakin berat aja :p, dan mulai ketar ketir kenapa tidak sampai - sampai bahkan ternyata sekatul jauh lebih jauh dari sekedar ingatan kita :D





tanjakan setelah terminal boja

Namun akhirnya setelah kembali mengumpulkan tenaga kita pun sampai di sekatul yaaaaay. Sekatul adalah sebuah kompleks restorant taman dengan konsep gazebo dan outbond, dengan nama kampung jawa. Cukup menarik dan menu - menu yang disuguhkan adalah menu - menu massakan khas jawa yang ternyata cukup nikmat :D.

pertigaan sekatul nglimut 



gasebo tempat kita makan adem

Setelah menikmati makan siang, sayang nya kita tidak berlama - lama disekatul karena hari sudah semakin siang maka kita pun langsung melanjutkan perjalanan untuk turun kembali menuju kota semarang, perjalanan turun kali ini tentulah lebih cepat daripada saat perjalanan naik yang penuh dengan tanjakan. :D

isi tenaga lagi

Sunday, September 22, 2013

Gowes Kulineran di Solo





"Mbul kapan - kapan kulineran solo yo?" kalimat permintaan itu sudah sejak lama ditanyakan Mas Tung a.k.a mas tunggal pak ketu nya Komselis. Namun sudah sejak lama pula kita tidak pernah ada kesempatan untuk gowes kulineran di solo. Akhirnya sejak minggu kemarin ketika cipluk di semarang mas tung sudah menghubungi ku dan aku pun memberikan tanggal yang ternyata kita bisa klop. Dan tibalah hari itu, jumat tanggal 20 September mas tung dan holiq pun datang ke solo untuk gowes kulineran.

#NR Jumat 20 Sept 2013

Malam itu kita pun NR mencari kulineran malam, kita janjian bertemu di Manahan. well aku yang tidak pernah makan diluar jika dirumah yaa mau gimana lagi cukup bertanya ke mas tung saja dia mau apa. Ternyata mas Tung menginginkan gudeg ceker, dia memberi ancer - ancer tempat yang diingatnya. Berkeliling seperti benteng keraton. Maka kita pun menuju slamet riyadi dan masuk ke daerah kraton menuju pasar klewer dan ternyata tempat itu tidak sama seperti yang diingatanya. Maka aku pun memberi alternatif gudeg ceker lainya yaitu Gudeg Ceker Bu mari yang terletak di daerah singosaren atau Jl. Gatot Subroto,  Kita pun makan malam sambil ngobrol panjang lebar.




Setelah makan gudeg ceker, mas tung masih ingin kulineran lain yaitu susu shi jack. Kita pun gowes sebentar untuk menurunkan gudeg yang baru saja masuk di perut. Kita gowes dari singosaren menuju ngarsopuro, mangkunegaran (dan ternyata saat melewati mangkunegaran mas tung ingat itu adalah tempat yang dulu dia makan gudeg ceker :p). Dari mangkunegaran kita lurus ke jalan Ronggo Warsito Menuju paragon dan kembali ke kota barat. Namun sayang shi jack yang dikota barat itu penuh. Sehingga kita memutuskan untuk mencari di tempat lain. Maka kuputuskan untuk membawa mas Tung dan Holiq menuju Shi Jack yang terletak di Jl. Dr. Radjiman Laweyan. Dan akhirnya menikmati susu hangat di malam itu kembali sambil melanjutkan obrolan :D. Setelah selesai kita kembali ke rumah aku ke laweyan dan Mas Tung kembali ke Tune Hotel bersama Holiq.





#Samori 21 Sept 2013
Pagi itu kita kembali bertemu di Manahan kali ini di warung susu di seberang SMP N 1. sambil menunggu  teman yang lain. Untuk gowes pagi ini kita di temani Iin teman seli solo yang juga kuliah di semarang bersama Om nya (saya lupa namanya :D). Karena keterbatasan waktu Mastung dan juga Aku yang akan ada acara. Maka kit apun hanya gowes sebentar mengitari Jl. Adi Sucipto menuju Jl. Slamet Riyadi dan menuju Jajar untuk menikmati Nasi Pecel. Dan gowes pagi itu pun hanya kita isi dengan Kulineran sambil ngobrol berbagi pengalaman dari para sesepuh ini :p sambil menghabiskan waktu.
 











Setelah selesai kitapun kembali mengantar Mas Tung dan Holiq kembali ke Tune Hotel. Dan akupun kembali kerumah, sebetulnya saya ingin kembali ke Semarang siang itu dan Holiq siap menemani gowes sayangnya ada acara yang tidak bisa dilewatkan dan itu mengambil waktu hingga sore hari :( hiks hiks.



Begitulah weekend di kota solo  kali itu menjamu Mas Tung kulineran di Solo. Meski hanya sebentar, mungkin lain kali bisa lebih menikmati kota solo lebih lama lagi. 

Gowes Semarangan Temu Kangen dengan CIpluk




Jika anda mengikuti cerita  blog sepedaan saya ini dari awal, maka anda akan mengetahui bahwa sebelum bertemu bikingmate saya sekarang yaitu ms. Nana, saya sebelumnya sudah mempunyai biking mate yang berasal dari kudus yaitu nte cipluk itu cipluk, seorang srikandi sepedaan yang sudah malang melintang dijalanan negeri ini :p. Namun karena kesibukan masing - masing, sudah hampir setahun ini kita tidak sempat bertemu, meski hanya Cuma berjarak 200km :D dan bisa ditempuh bus, tapi ternyata kita memang belum bisa menyempatkan waktu masing - masing untuk bisa bertemu. Namun akhirnya setelah harap - harap cemas, akhirnya cipluk mempunyai waktu luang untuk main ke semarang.

# NR Semarangan

Hari sabtu tanggal 14 september kemarin, akhirnya cipluk gowes dari kudus ke semarang, dia tiba sekitar pukul 3 sore hari. Kita pun bertemu di kampus :D setelah ngobrol sebentar di warung sebelah kampus, kita menuju LIA untuk mengantar ms. Nana bekerja mengajar. Setelah itu kita pun gowes sebentar untuk mencari es di sekitar jalan tanjung, namun karena warung yang dituju tutup kita pun kembali menuju kampus di mabes nya Mapala Udinus. Bertemu dengan uut yang juga teman kita bersepeda, sambil ngobrol - ngobrol menghabiskan waktu menunggu teman kita Asrul pulang kerja. Kemudian kita pun kembali janjian untuk bertemu dan berkumpul di LIA. Dan akhirnya berkumpul lah 4 orang dari background yang berbeda dengann 4 sepeda yang berbeda pula, Asrul dengan City bike antiknya, ms. Nana dengan seli orange nya, cipluk dengan federal biru nya dan aku dengan BMX ku :D. Malam itu pun kita hanya NR berkeliling kota saja.

Tujuan awal kita akan ke semawis menikmati kuliner semawis, namun karena waktu kita tiba ternyata banyak warung yang masih belum buka, sehingga aku pun mengusulkan untuk menuju ke klenteng Tay Kak Sie. Salah satu klenteng besar yang terletak di Gang Lombok semarang. Dan ke Narsis an pun dimulai, memuaskan diri untuk berphoto bernarsis ria setelah lama tidak bertemu dan berkumpul.  Kita pun ngobrol dan berphoto ria, untunglah malam itu meski cukup ramai kita bisa bebas untuk narsis. Dan kita sedikit direpotkan oleh anak - anak yang tiba - tiba tanpa ba bi bu maupun minta ijin  mengambil febby BMX ku untuk dinaiki, dan juga sedikit memaksa untuk meminjam seli ms. Nana, dan ms. Nana pun tiba - tiba berubah menjadi pengasuh yang mengawasi anak - anak yang menaiki sepeda kita berkeliling klenteng karena takut dibawa pergi :p.




Setelah puas narsis di klenteng, kita pun kembali melanjutkan perjalanan menuju kota lama. Kita bernostalgia menuju gedung Marabunta, gedug kesenian yang berumur sekian abad dengan patung semut raksasa yang berada diatas gedung. Namun karena malam hari kita tidak bisa bebas bernarsis ria, karena kamera ku yang tidak support di kegelapan. Kita hanya narsis sebentar. Tidak berapa lama perut pun sudah meminta untuk diisi. Kita pun melanjutkan perjalanan untuk mencari makan malam. Setelah agak kebingungan ingin makan dimana, akhirnya kita pun memutuskan untuk nongkrong di angkringan pemuda yang terletak didekat rumah teman kita aa' wawan.



Terjadilah sedikit insiden dimana ternyata seperti dugaan ku asrul ternyata tidak cocok dengan lauk yang ada di angkringan tersebut dan ternyata angkringan tidak menyediakan mie instant pilihan terakhir asrul, karena tidak ingin melihat dia hanya diam tidak mengisi perut, saya pun membeli mie goreng jowo yang terletak di seberang jalan :D untuk asrul. Dan kita pun menghabiskan malam itu dengan ngobrol dan saling bertukar kabar setelah lama tidak bertemu.


Selesai bercakap - cakap, kita pun kembali kerumah masing - masing. Asrul kembali ke tlogosari. Dan ms. Nana ke pusponjolo sedangkan cipluk menginap di kost ku di daerah suyudono.

#Gomingpay Semarangan
Keesokan harinya, setelah istirahat ms.nana, aku dan cipluk menunggu tami yang akan menyusul di kost ku. Dari kostku kita pun memutuskan gowes kemana, karena semua sedang enggan menanjak. Maka kita tidak bergabung dengan komselis yang akan gowes ke akpol. Dan kita pun memutuskan untuk gowes menuju vihara tanah putih (lhaaah bukanya itu nanjak juga yaa hadeeeh) untuk menghindari tanjakan tanah putih yang sebegitu tajam, kita memutuskan lewat karyadi, s.parman-rinjani-gajahmungkur dan tanah putih (hadeeh rute yang sama sebetulnya jika kita ke akpol :p). Tiba di vihara ternyata kita harus sedikit kecewa karena di vihara sedang ada acara keagaamaan sehingga kita tidak bisa masuk.









Untuk menutup kekecewaan kita cukup bernarsis ria di pintu gerbang dan di tanjakan tanah putih. Setelah selesai sempat bingun mau kemana maka aku pun mengusulkan untuk menikmati bubur ketan hitam di daerah puspowarno. Dalam perjalanan kita mampir dulu ke klenteng sam poo kong. Untuk menambah list photo - photo semarangan kita pun berwisata dan narsis sebentar di klenteng.




Setelah cukup puas bernarsis dan berphoto kita menuju puspowarno dengan sedikit seliingan tanjakan lagi yaitu tanjakan pamularsih :P maaf ya pluk tami. Dan pagi itu kita mengisi perut dengan masing2 bubur kacang hijau dan ketan hitam untuk saya. Usai sarapan bubur kita menuju banjir kanal, tempat dimana cipluk idam - idamkan jika pergi kesemarang, namun karena seperti biasa cuaca semarang yang sangat panas pagi itu meski baru pukul 9 pagi. Kita tidak bisa puas narsis di daerah banjir kanal.
  


Maka setelah cukup berphoto, kita kembali ke rumah masing - masing. Dan cipluk istirahat sebentar di kost ku. Setelah cukup istirahat, dia pun kembali melanjutkan perjalanan kembali ke kudus dan saya kembali ke kampus. :D

Demikian pertemuan singkat dengan cipluk biking mate yang sudah lama tidak bersua, meski sebentar semoga weekend kemarin cukup puas gowesnya, maybe next time bisa lebih puas lagi gowesnya. :D

Swimming?? no thank u


Berenang?? Passti ajakan yang akan saya tolak tanpa berpikir ulang. Yup meski bisa dibilang saya suka petualangan tapi saya tidak suka berenang. Masalah klasikal simple saya "PHOBIA" air, yuup sedari kecil setelah menyaksikan kakak saya hampir tenggelam ketika masih kecil dan hal itu selalu menghantui dalam mimpi buruk setiap malam maka saya menjadi taku dengan air. Jangankan berenang main air saja tidak pernah saya lakukan, oleh karena nya saya jarang berenang ataupun menikmati air dipantai.

Tapi ajakan bikingmate saya ms. Nana podungge untuk gowes menuju Lakers BSB tidak dapat saya tolak karena menawarkan pemandangan yang indah untuk obyek photo - photo. Hadeeeh entah sayang atau berungtung karena kurang enak badan kita pun membatalkan gowes namun menuju lakers dengan menggunakan motor dan ternyata kolam sedang dibersihkan sehingga kita pun batal berenang . Namun ternyata masih ada tempat lain yaitu royal dome yang terletak di kawasan marina. Untunglah kolam ini termasuk eksklusif meski hari minggu ternyata saat itu belum banyak pengunjung, sehingga kita pun sedikit leluasa untuk bermain, well ms nana berenang tentunya dan saya pun Cuma jeprat jepret dan mencoba kamera bawah air saya.

Berikut photo - photo nya