SLIDER

Saturday, October 30, 2010

FunBike SalaTiga Tipuan Tanjakan

FUnbike Salatiga Kisah di tiap tanjakan


"ke Semarang Ya?? Tak Tunggu" itulah sms dari cipluk yang kuterima hari sabtu tanggal 25/09/2010. mata masih setengah ngantuk karena tidur siang, jam setengah tiga tiba tiba mendapat sms itu. maka aku pun segera terbangun, mandi dan mengejar kereta jam 4 menuju semarang. hadeeewh.. memang sebelum nya aku dan cipluk sudah berencana ingin mengikuti funbike di salatiga tanggal 26/09/2010 hari minggu keeoskan harinya. undangan funbike tersebut berasal dari komselis, dan ternyata seli solo juga mendapat undangan yang sama. rencana aku berangkat dari solo dan cipluk dari semarang, tapi karena aku bebreapa kali miss perencanaan dari solo maka aku pun tidak jadi ikut. tapi mendapat sms dari cipluk maka aku pun langsung bergegas ke semarang. maka seperti biasa pockie pun kulipat dan masuk kereta banyu biru menuju semarang, tidak ada halangan atau pungutan apapun dari kondektur kereta. dan keadaan kereta cukup longgar jadi pockie dan aku pun bisa cukup nyaman duduk menikmati perjalanan.
Tiba di semarang sekitar setengah delapan aku dan pockie turun di stasiun poncol. yang sudah di tunggu oleh cipluk dan anjar. setelah memasang pockie, kita pun menuju kampus udinus yang terletak di imam bonjol. karena bertepatan sedang ada acara seni di kampus. di kampus kita juga menunggu untuk bertemu dengan asrul, dikampus juga kita bertemu dengan wildan yang sedang bertugas. setelah cukup lama nongkrong di kampus, kita gowes menuju simpang lima dan mampir untuk mencicipi pecel yang terkenal di simpang lima. sambil makan kita menunggu sms dari tante elvi yang sedang ada acara diluar, rencana kita akan menginap di kost tante elvi. karena belum tahu kapan tante elvi akan selesai, maka kita pun memutuskan menghubungi om tayux untuk bisa menginap di rumahnya. setelah mendapat balasan, kita pun gowes menuju arah sampangan, rumah om tayux berada di jalan kelud.maka aku cipluk dan anjar pun menginap di rumah om tayux sedang asrul pulang ke rumah nya di daerah tlogosari. lebih tengah malam aku cipluk dan anjar tiba di tempat om tayux, kita pun dipersilahkan masuk dan istirahat, karena keasyikan ngobrol dengan cipluk kita baru tidur jam 3 pagi sedang jam 4 sudah harus bangun untuk siap siap karena kita harus kumpul jam 5 untuk loading truck ke salatiga. jam 5 aku anjar, cipluk, om tayux, gowes menuju taman KB sebagai tikum, disana telah menunggu tante elvi yang ternyata juga tidak tidur semalaman, sambil menunggu yang lain kita pun ngobrol dan sarapan kue dari rumah om tayux. tidak berapa lama muncul miss nana podungge dan lyla cyclist dengan mtb, mereka merupakan pengurus b2w semarang. sambil berkenalan beberapa rombongan pun datang, begitu juga truk. setelah dirasa cukup kita pun mulai loading sepeda, tidak hanya seli yang ikut rombongan ada MTB, riu dengan Fixie nya, road bike bahkan city bike :D karena hanya satu truk kita pun harus menikmati perjalanan dan berbagi tempat dengan sepeda.

untunglah ketika di banyumanik ada rombongan tante sita dan pak budenk yang membawa mobil jadi kita sebagianmanusia bisa naik mobil :p .
tiba di salatiga kita menuju tikum selanjutnya yaitu kantor dishub om dimas daerah jetis. disini kita di beri sarapan pisang rebus dan kacang. kita tidak menuju ke start karena nanti funbike melewati kantor. maka kita pun bersiap menyusul peserta fun bike. kota salatiga adalah kota berbukit bukit, otomatis kontur jalan nya adalah naik turun. tapi pintar pintar nya yang nyari jalan nih, sepanjang 2km awal kita dimanjakan dengan turunan, bener bener santai. tapi setelah itu tentu saja sisa dari trek funbike adalah menanjak!!! menyusuri depok, kauman, tingkir. tanjakan yang rasanya ga habis habis, harus kita babat. ketika berada di kota sebagian rombongan peserta ada yang terpisah karena tidak sempat mendapat petunjuk jalan dari marshal. untunglah aku masih bisa ngikut miss nana dan miss lyla.funbike dimulai dari lapangan pancasila menuju depok, tingkir dan kembali ke lapangan pancasila sejauh 17 km finish fun bike kita berkumpul di alun alun salatiga,


setelah berkumpul dengan rombongan yang lain kita pun sarapan soto dekat alun alun yang dipimpin oleh mas tunggal. setelah sarapan kita berkumpul kembali dan menuju kembali ke kantor dishub. tidak lupa pockie mampir di tengah jalan ketika melihat es kelapa muda :D
setelah dijamu kembali dengan kacang dan pisang, dan beristirahat kita pun kembali me loading sepeda kembali ke semarang.
(rute funbike s3)
sebagian orang naik mobil dan sepeda masuk truk. kita pun berpisah dan kembali naik truk di banyumanik. ada kejadian unik begitu tiba di semarang ternyata miss nana dan tante lila ketinggalan di banyumanik belum sempat masuk truk :p untunglah mereka di antar mobil tante sita sampai taman KB :p
setelah mendapat sepeda masing masing, kita berpisah dengan rombongan.

aku cipluk dan tante elvi lanjut untuk jalan jalan di semarang, dari taman KB kita ke arah pandanaran beli oleh - oleh kemudian ke arah tugu muda dan imam bonjol lanjut gowes menuju kota lama, kita bernarsis dan berphoto - photo.

setelah puas kita berpisah cipluk gowes menuju terboyo untuk naik bus ke kudus. tante elvi mengantarku ke dokter cipto untuk naik bus ke solo. begitu tiba di dokter cipto. tidak berapa lama bus telah datang maka aku pun segera pamitan dan pulang ke solo.
begitulah funbike salatiga yang penuh dengan kejutan tanjakan tanpa henti. disini aku berkenalan dengan miss nana podungge dan tante lyla ciclyst.

Sunday, October 10, 2010

HAPPY BELONGING DAY MY LOVELY POCKIE



Seandainya kamu dapat bercerita entah berapa halaman kisah akan kau torehkan. Sedih, senang, pertemuan, perpisahan telah kualami semua bersamamu. Kamu juga tahu alasan aku menginginkanmu untuk menemaniku bersama”nya” jalan-jalan di bandung. Disaat kebimbanganku mampukah aku memiliki jenismu, sore itu takdir membawaku berhenti di mall itu, saat itu 2 hari terakhir pameran saat aku melihatmu, saat pertemuan kita pertama. Satu malam aku berpikir hingga hari terakhir, dan akhirnya “dia” mendorongku untuk memilikimu, akhirnya kuberanikan diri untuk meminangmu. Satu tahun sudah kamu menemaniku memulai kisah bersama, mempertemukan aku dengan takdir yang hingga sekarang ini.

Karena kamulah aku bertemu dengan teman lama, karena kamu lah aku bertemu dengan teman teman yang sekarang ini. Besamamulah aku lalui kisah bersama”nya” pertemuan dengannya di bandung, perpisahan saat “dia” meninggalkankku sendirian di kudus kamu lah yang ada disampingku, saat aku mengejar”nya” ke Jakarta kamulah yang menemaniku. Kini lihatlah kamu tidak sendiri kita tidak sendiri bersama teman teman kita akan menorehkan kisah yang baru. Air mata dan tawa akan kita lalui bersamanya karena kamu juga tahu betapa aku menyayangi kalian. Happy belonging day My beloved Pockie, thanks for accompany me in every story. Terimakasih ya Allah engkau berikan aku kisah untuk selalu dikenang.

Selamat hari jadi yang pertama Sepedaku sayang terimakasih telah memberiku teman teman yang berharga.
Dedicated to my lovely Pockie my first and best folding bike, dan semua yang pernah mengendarainya
RH 10.10.2010

Monday, September 20, 2010

Heartattack Biking ...

The HeartAttack Adventure



Patah Hati memang bikin sakit, dunia rasanya hancur berantakan. hidup segan mati ga mau. apalagi kalau dulu perasaan nya dalem banget dan patah hati nya mendadak uuugh udah deh ababil. he he he lebaay dikit ga papa to? yuupz dalam kepatah hatian pun si pockie masih setia menemani. dari perjalanan mbolang ke jakarta luntang lantung ga karuan, ikut NR ke kudus yang terjebak dalam XC. akhirnya ketika libur lebaran 2010 kemarin kuputuskan untuk menghabis kan waktu di kudus. maka aku pun menghubungi cipluk yang sudah kukenal dari facebook dan bertemu sekali dalam NR Puasa di Kudus, ku ceritakan niat ku untuk menghabiskan waktu di kudus untuk menghilangkan patah hati ini.



Kamis Tanggal 16/09/2010 aku pun berangkat ke kudus, dalam perjalanan ke kudus kali ini aku tidak mau ngoyo, maka aku pun naik bus safari menuju semarang dan oper bus untuk kekudus, sayang nya bus jurusan kudus yang kunaiki tidak mempunyai bagasi jadi pockie pun harus nangkring di atas jok paling belakang. setiba di kudus, aku pun langsung menuju tempat kerja cipluk, beristirahat sebentar sampai dia selesai bekerja kemudian pulang kerumah nya. dan dilanjut dengan NR. berkeliling kudus, dalam NR kali ini kita janjian ketemu dengan Pak Faris, lumayan dapat traktiran soto dan sate menara. meski aku tidak nafsu makan. :p.

setelah makan malam kita pun lanjut NR mengunjungi tempat tempat yang bisa buat narsis, untuk berphoto photo. puas ber NR ria kita pulang ke rumah cipluk yang terletak di daerah pasar kliwon. keesokan harinya sebetulnya cipluk sudah berencana untuk mengajak ku gowes, tapi aku yang malas baru mau keluar kamar setelah agak siang hari dan mengutarakan untuk pulang. sebelum pulang aku diajak gowes, kita gowes ke museum kretek,



beli es kelapa muda di pejaten. dan karena aku ingin makan di paini tapi paini baru buka jam 2-3an siang. maka aku pun memutuskan untuk menunda kepulangan ku ke solo. pukul setengah tiga kita pun mampir ke jagung bakar paini. tempat yang biasa ku kunjungi ketika di kudus. setelah nongkrong dan ngobrol cukup lama. kita pun melanjutkan gowes sekitar kota. malam hari kita makan di sego tahu dekat taman kota. kemudian pulang ke rumah cipluk. malam hari nya cipluk mendapat sms dari mas tunggal bahwa dia akan berkunjung ke kudus sabtu besok. dia ingin gowes di kudus.


keesokan harinya tanggal 19/10/2010, kita pun bangun pagi karena sudah janjian dengan mas tunggal di taman bojana. sempat mencari cari dan salah mobil, kita pun bertemu dengan mas tunggal di taman bojana.

kemudian kita memutuskan untuk gowes ke dawe (dawe adalah arah ke gunung muria). maka mulailah perjalanan kita gowes ke dawe. well dikarenakan dawe adalah arah ke gunung muria otomatis trek nya adalah menanjak!! hadeeeh meski pun dalam perjalanan belum ada tanjakan sadis, tapi jalan menanjak cukup membuat gowes terasa berat, hadeeeh. dalam perjalanan kita berpapasa dengan pengendara sepeda dari arah berlawanan dengan muka muka ceria?? hmmm... dalam perjalanan juga kita sering berpapasan dengan angkot yang juga sedang berusaha keras mendaki jalan ndawe ini. kita berhenti sebentar di pom bensi karena mass tunggal harus memompa ban seli nya.
sampai di pasar ndawe ketika kita akan meneruskan perjalanan mas tunggal meminta kita berhenti untuk mencicipi sop ndawe. yup ini lah tujuan kita nanjak ndawe untuk makan sop. ketika berhenti di warung aku sempat di beri petuah sama mas tunggal tentang cinta .. (halaaah). warung sop di pasar dawe ini ternyata juga sering di singgahi para pe gowes yang menuju gunung muria. mugkin karena rasa sop nya yang memang enak.


selesai makan karena mas tunggal ada janji lain maka kita pun memutuskan untuk kembali kekota, dalam perjalanan pulang inilah kita tahu kenapa tadi para goweser yang kita temui sumringah, jalan nya menuruuuun!!! jadi kita tidak perlu menggowes sepeda kita, sudah otomatis turun :D. tiba di kota seyogya nya aku yang akan menumpang mobil mas tung sampai demak justru terlunta lunta karena mas tunggal keburu menghilang dalam kesibukan nya di kudus :p karena sampai siang mas tunggal belum ada kabar juga kapan dia selesai, maka cipluk pun menghubungi teman nya yang bekerja di DHL kudus, dan akhirnya aku justru mendapat tumpangan Mobil DHL kudus yang menuju semarang (asyeeek ngirit). maka kita pun menuju kantor DHL yang terletak di depan kantor cipluk di jalan raya menuju terminal. setelah loading sepeda kita pun menuju semarang, aku diturunkan di terboyo, dan naik bus jurusan solo.
dan petualangan patah hati tidak berhenti disini, dalam perjalanan pulang aku melihat status update dari Dewi (yang pernah ketemu saat NR kudus) bahwa dia akan menghabis kan weekend di solo. Tidak berapa lama setelah bus ku tiba di kerten. bus dewi yang telah kuhubungi juga tiba di kerten. maka aku pun menunggu dewi di kerten dan kami pun bertemu kembali dewi tidak sendiri dia bersama tante ELvi Novariza yang juga merupakan srikandi gowes dari jakarta juga. karena mereka berdua juga membawa seli maka kita pun segera menggowes ke kota. sambil menjadi penunjuk jalan aku menemani mereka menuju kota. mereka janjian ketemu dengan seseoarang di sriwedari, aku pun mengantar mereka menyusuri jalan slamet riyadi menuju sriwedari, di depan sebuah restaurant ternama di daerah purwosari kita pun memutuskan untuk berhenti dan mampir untuk mencicipi dimsum karena ada diskon 50% dan orang yang tadi di ajak janjian pun menyusul kita ke restaurant tersebut.

ketika menikmati dim sum dan ngobrol. dewi bertanya tentang hotel di solo yang murah tapi nyaman, aku pun menyarankan mereka untuk menginap di rumahku saja. meski bukan hotel tapi cukup lah untuk mereka tinggali lagian juga dekat dari tempat kita sekarang jadi mereka bisa langsung istirahat. dan mereka pun setuju. selesai makan kita gowes menuju rumahku. dirumah kita istirahat dan bersih bersih untuk lanjut NR di kota solo.
sempat bingung juga mau aku ajak kemana, akhirnya kita pun gowes menuju manahan kita berphoto photo sebentar di depan videotron. ternyata ke narsisan kita ini mengundang keingintahuan para teman teman fixie yangn sedang berkumpul di distro seberang jalan, kita pun di undang mereka untuk ikut berkumpul. yang ternyata ada teman penyiar yang telah kukenal. maka kita pun bergabung dengan teman teman fixie untuk NR, setelah menunggu teman - teman fixie yang lain. kita memulai NR menyusuri jalan adi sucipto menuju colomodu. kita berbelok di perempatan manahan menuju kerten. dari kerten kita menyusuri slamet riyadi ke arah gladak. di gladak kita berphoto - photo narsis sebentar.


karena pada saat itu galabo sedang ada acara dan juga dewi dan tante elvi harus mampir toilet. selesaai bernasis kita berpisah dengan teman teman fixie, sebetulnya niat kita ingin ke hik. tapi karena ingin merasakan salah satu warung susu yang terkenal di solo maka aku, dewi dan tante elvi pun melanjutkan gowes ke arah sudirman, belok ke arah ronggowarsito, menuju kalitan dan kita pun mampir di warung susu yang ada di kota barat. disini kita bertemu kembali dengan rombongan fixie yang ternyata mampir di hik sebelah. kita pun mampir dan ngobrol ngobrol sambil menikmati susu malam hari :D.
sebelum pulang aku berniat membawa mereka menikmati Hik di daerah kadipolo, tapi karena ada insiden dimana kamera pocket tante evli terjatuh dan kita cari tidak ketemu. tapi untunglah dari penjual rokok kita tahu bahwa kamera tersebut dibawa tukang parkir yang ada disitu. maka kita memutuskan untuk pulang saja. keesokan paginya, sebetulnya mereka sudah mendapat undangan untuk gowes bersama temen temen seli solo. tapi karena mungkin terlalu capek mereka memilih untuk tidur saja :p. setelah bangun sekitar jam 8 . aku pun mengajak mereka gowes menikmati pasar minggu di manahan, sambil mencari sarapan. setelah selesai kita melanjutkan gowes mengitari kota solo sambil mencari spot spot untuk berphoto.










beranjak siang perut pun mulai nagih untuk diisi kembali. meski agak gerimis mereka kubawa ke warung selat yang terkenal di serengan. karena tempat yang unik mereka pun sangat terkesima dengan suasana tempat makan tersebut. selesai makan kita pun pulang, mandi dan packing cukup waktu untuk mengantar mereka ke purwosari dan naik kereta banyu biru jam 4 menuju semarang. untunglah dan sayang nya ketika mereka telah di kereta hujan deras pun turun maka aku pun terjebak di stasiun sampai hujan agak reda.

dan begitulah perjalanan 4 hari heartattack yang sekali lagi penuh dengan gowesan :D so mau happy mau sedih tetep goweeees ...
N.B setelah pulang misi ku belum selesai karena aku pun harus berantem dengan tukang parkir yang mengambil kamera tante elvi :D

16-19 09.2010

Sunday, August 29, 2010

NR Kudus Terjebak XC

NR kudus Pockie Terjebak dalam XC malam
facebook ternyata dapat membuat kita berkenalan dengan banyak orang juga ya? karena facebook jugalah secara tidak langsung aku dapat bertemu dengan teman teman ku yang sekarang ini. secara iseng aku melakukan search "kudus" (karena memang aku ingin ke kota itu). yang kemudian memunculkan beberapa halaman, dimana salah satu halaman itu adalah event NR yang dibuat komselis (komunitas sepeda lipat semarang), begitu aku klik ternyata tanggal pada event itu telah terlewat. setelah aku baca baca lagi event itu ternyata di undur, maka aku pun langsung komen, apakah aku bisa ikut meski dari solo. om jo purnomo (aku pernah bertemu pada saat launching aseli solo) pun merespon agar aku menghubungi mas tunggal yang merupakan ketua komselis, so langsung aja aku inbox mas tunggal mengatakan minat ku untuk bergabung dengan acara yang akan diadakan tersebut. ya tidak lama kemudian event itu pun di reschedule hari sabtu tanggal 21/08/2010 yang bertepatan dengan puasa. ya memang NR tersebut diadakan untuk bersepeda malam di bulan puasa. selain dengan mas tunggal di facebook aku sempat berkenalan dengan CIpluk yang merupakan anggota komselis yang berasal dari kudus. ternyata di facebook kita ngobrol banyak dan mengutarakan niatku jika aku ingin gowes di kudus.
Hari H pun tiba, sabtu tanggal 21/08/2010 aku naik joglosemar dari solo jam 12 siang menuju semarang, tiba di semarang jam 3 sore, lebih awal dari jam kumpul untuk loading yaitu jam 7. maka aku pun memutuskan untuk berputar putar sekitar semarang mengunjungi tempat - tempat yang kukenal dulu waktu kuliah.kemudian jam 4 aku pun memberitahu mas tunggal bahwa aku sudah di semarang. karena mengkhawatirkan aku, mas tunggal pun menghubungi om jo purnomo dan om tayux suhardi untuk menemaniku. di depan gerbang undip pahlawan, aku pun bertemu dengan om tayux suhardi, kemudian menyusul anjar, dan om jo. kita nongkrong dan ngobrol di depan gerbang undip yang merupakan mabes komselis.
setelah berbuka puasa, beberapa rombongan pun akhirnya datang. untuk loading sepeda, disini aku berkenalan dengan om duck, pak eko, dewi, chaliq, asrul, riu (yang ternyata kita pernah berpapasan di solo), wildan. mas tunggal ternyata tinggal di demak maka dia pun menunggu di demak. setelah membagi bagi rombongan dan sepeda,juga berdoa untuk perjalanan.
kita pun segera berangkat menuju demak, untuk bertemu mas tunggal. setelah berkumpul dengan mas tunggal maka kita pun segera menuju kudus. tiba di kudus kita bertemu di titik kumpul untuk unloading sepeda, disini aku bertemu dengan cipluk (yang sudah kukenal lewat FB) dan juga pak faris (yang telah kukenal sebelumnya ketika aku main di kudus dan bertepatan dengan CFD kudus).dari titik kumpul kita menuju alun - alun simpang tujuh kudus untuk bertemu dengan rekan - rekan peseda kudus lainya yang akan menjadi pemandu kita nantinya untuk NR di kudus nanti.
karena sudah mengenal kudus dan sering berkeliling kudus juga, maka aku tidak begitu khawatir akan NR malam ini, lagipula NR malam ini adalah bersama KOMSELIS (komunitas Sepeda Lipat Semarang) kudus yang bukanlah kota besar pasti tidak akan makan waktu lama untuk bersepeda mengelilingi kota nya. tapi begitu bertemu dengan rekan - rekan lain di simpang tujuh, timbulah pemikiran aneh, mereka semua memakai Fulsus dan Headlamp. waduuuh memang kita mau NR kemana, tapi pemikiran tersebut kuhapus, mungkin ini kebiasaaan teman teman kudus untuk NR memang harus safety dan memang kebanyakan penyepeda di kudus adalah DOwnhiller secara di kudus adalah markas MOR29 Djarum.
Setelah beramah tamah, dimulailah NR malam itu, dari alun alun kita mengambili jalan arah jepara, menyusuri jalan hingga ke pinggiran kota yang merupakan perkampungan. kemudian berbelok ke jalan perkampungan, dan tembus ke jalan yang lebih sepi lagi, tapi malam itu terasa ramai karena peserta NR malam itu cukup banyak, aku berusaha tidak memisah kan diri dari rombongan seli. dari jalur yang di tempuh aku mengenalinya karena dulu aku pernah melewatinya, ini adalah jalur menuju pabrik djarum. ya memang jalan nya bukan jalan protokol, tapi jalan di pinggiran sawah. sesekali kita memasuki perkampungan penduduk, dan sering disambut dengan gembira dan keheranan warga warga sekitar. setelah beberapa lama dan beberapa kali memasuki perkampungan penduduk rombongan berbelok ke pematang sawah, semula aku tidak khawatir karena pematang tersebut berupa paving blok. tapi paving tersebut berhenti setelah beberapa ratus meter dan jalan pun berupa tanah.
okaaaay..rute yang cukup menantang kukira kita akan berbelok ke perkampungan dan kembali ke kota, sudah hampir sejam lebih kita masih saja menyusuri pematang, rombongan seli terpisah pisah karena beberapa peserta kudus saling mendahului kita. hingga jauh berlalu trek pun semakin berkurang, kita seperti berjalan di pematang yang tinggi dimana dibawah adalah semak2. jalan yang kita lalui hanya selebar 30cm untuk roda dan dikelilingi oleh rerumputan. hal ini di perparah tidak ada nya penerangan karena kita benar benar di hutan, penerangan kita peroleh dari lampu sepeda masing masing.
setelah beberapa jauh kita melewati jembatan tapi rombongan tetap terus sampai ujung pematang, disini rombongan menyalakan kembang api. ketika rombongan memutuskan terus (jalan pematang sudah habis). menuruni pematang yang licin. aku sudah terpisah dari rombongan komselis, yang kulihat hanya lampu om jo maka aku pun mengkuti om jo menuruni pematang. dari sinilah trek semakin parah, jalan berlumpur dan sempit, dan sungguh gelap gulita aku hanya mampu melihat kelap kelip lampu di depan karena itu lah aku tidak boleh ketinggalan, karena jalan tidak akan terlihat, beberapa kali ban ku harus selip dan terperosok dilumpur karena kurasa ini adalah trek untuk XC MTB, beberapa jam berlalu aku hanya bisa pasrah mengikuti rombongan di depan ku yang sangat senang dengan trek XC malam ini (yaa iyaalaha mereka fulsuss) hingga akhirnya kita berjumpa kembali dengan jalan raya. maka aku, om jo,, khaliq berkumpul sepertinya kita terpisah dengan rombongan yang lain, dimana ketika kita menuruni pematang mereka balik kanan untuk menyeberangi jembatan. dan sekarang mereka menunggu kita di pasar (aku lupa). maka bergegas aku, om jo dan khaliq segera mengebut meninggalkan rombongan kudus yang rencana nya mereka akan terus gowes ke jepara, kita segera gowes untuk menyusul rombongan komselis yang menunggu kita. dalam perjalanan tanpa tahu kita ada dimana, sekilas kita melihat papan di toko2 bahwa kita berada di Mayong Jepara!!! wadeeew kita benar benar tersesat jauh.
setelah hampir 30 menit gowes dengan kecepatan penuh kita pun berhasil berkumpul dengan rombongan komselis, yang menuggu di pasar mayong. setelah istirahat sejenak kita kembali gowes dengan kecepatan penuh untuk kembali ke kudus karena sudah hampir tengah malam. untunglah kita masih di kawal beberapa om om dari kudus, dalam perjalanan yang ngebut kita benar benar sudah kecapekan menemukan suatu oase yaitu minimarket


maka segeralah kita berhenti dan istirahat minum. aku pun bercerita bahwa kita terbawa rombongan kudus ber XC ria ketika terpisah tadi.
setelah berisitirahat kita segera melanjutkan perjalanan karena kita telah ditunggu rombongan di depan kita, maka kita pun segera melanjutakan perjalanan ke menara kudus. setelah berphoto photo. kita lanjut lagi ke angkringan untuk makan malam mengisi perut yang sudah habis terkuras saat gowes tadi. perjalanan pun berlanjut kembali ke titik kumpul, untuku kembali me loading sepeda dan kembali ke semarang.

berpisah dengan pak faris dan cipluk aku ikut rombongan komseli ke semarang, di demak kita mampir di alun - alun untuk sahur yang lebih dini karena masih jam 2 pagi. setelah itu berpisah dengan mas tunggal. dan kita pun lanjut ke semarang, tiba di semarang pukul 3.30 pagi, maka aku pun memutuskan untuk langsung gowes ke dokter cipto naik bus ke solo. untunglah asrul menyediakan diri untuk menemaniku gowes dan menunggui sampai dapat bus, sekitar pukul 4 lebih aku pun mendapat bus jurusan solo, tiba di solo jam 6 lebih aku langsung mandi dan kembali bekerja...weeew....
itu adalah NR pertamaku dengan Komseli dan juga pertemuan ku dengan komselis yang membawaku berkenalan dengan teman teman.

Trek NR kudus -mayong kita menempuh sejauh 35km